112 Desa di Sumenep Terjangkit DBD

Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. Fatoni

SUMENEP, Limadetik.com – Dari 334 Desa dan Kelurahan yang ada di wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, 112 diantaranya terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Hal itu terhitung sejak Januari hingga Desember 2017,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. Fatoni, Jum’at (12/1/2018).

Menurutnya penderita DBD selama 2017 menurun drastis dibandingkan tahun 2016 lalu, karena baru sekitar 1.200 penderita. Sedangkan pada tahun 2015, penderita DBD di kabupaten yang memiliki 126 pulau tersebut mencapai puluhan ribu orang.

Dari jumlah tersebut, paling banyak di Kecamatan Bluto sebanyak delapan desa. Disusul Kecamatan Ganding, Kecamatan Dasuk dan juga Kecamatan Batang-batang.

Disamping itu, sambung Fatoni, ada beberapa daerah selama 2017 tidak terjangkit DBD sama sekali. Wilayah yang bersih DBD berada di daerah Kepulauan Sumenep, seperti Kacamatan Masalembu, Arjasa dan Kecamatan Sapeken.

Di kepulauan nyamuk sulit berkembang. Disamping tidak banyak tempat berkembangnya dentik, nyamuk juga di kepulauan sulit berkembang karena dibawa angin.

Di daratan faktor perindukan nyamuk yang terkadang masyarakat masih belum sadar. Masyarakat belum melakukan pembasmian, diantaranya dengan menguras bak mandi atau tandon secara rutin.

“Setidaknya, bak mandi dikuras maksimal dua minggu sekali. Agar dentik tidak sampai berkembang menjadi nyamuk,” imbuhnya.

(Hoki/swd) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here