2019 Wajib Terapkan K13, Dewan Minta Disdik Sumenep Serius Lakukan Pembinaan

SUMENEP, Limadetik.com – Pada tahun ajaran 2018/2019 Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Jawa Timur mulai membatasi penerapan kurikukulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau Kurikulum 2006.

Pasalnya, Tahun ajaran 2019/2020 nanti semua sekolah tingkat dasar, yakni SD dan SMP wajib menerapkan kurikulum 13 (K13).

”Tahun ini awal penerapan K13 di Sumenep. Karena KTSP tahun 2019 sudah tidak lagi diberlakukan,” kata Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Sumenep, Fajarisman, Senin (28/5/2018).

Pihaknya menegaskan, guna mensukseskan penerapan K13, kedepan akan terus inten memberikan pelatihan dan pembinaan pada guru setiap sekolah. Sesuai data di Disdik kabupaten yang memiliki 126 pulau tersebut, umlah sekolah dasar sekitar 580 sekolah.

”Dalam pelatihan untuk guru ini tanggung jawab daerah dengan menggunakan APBD, sementara Pemerintah Pusat hanya melakukan pembinaan pada sebagian guru saja, seperti guru agama,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD, Sumenep Zubaidi menghimbau agar pemerintah daerah melalui Disdik serius melakukan pembindaan dan pendampingan pada semua guru di sekolah. Sehingga penerapan K13 benar-benar bisa berdampak pada kemajuan pendidikan kedepan.

”Maksimalkan pembinaan dan pelatihan guru, agar nanti penerapannya juga maksimal,” saran Zubaidi. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here