UNESA Perkuat Sinergi dengan DPRD, KPU, hingga SMSI untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNESA Perkuat Sinergi dengan DPRD, KPU, hingga SMSI untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

limadetik.com/, SURABAYA – Program Studi Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Forum Diskusi Bersama Mitra (Stakeholder) yang digelar pada Rabu (15/7) menghadirkan perwakilan DPRD Jawa Timur, DPRD Kota Surabaya, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Timur, pemerintah daerah, hingga media massa.

Koordinator Program Studi Ilmu Politik UNESA, Dr. Mochamad Arif Affandi, S.IP., M.Si., mengatakan pelibatan berbagai stakeholder merupakan bagian dari komitmen program studi untuk memastikan kurikulum mampu menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang.

“Kami ingin memastikan lulusan Ilmu Politik UNESA tidak hanya memiliki penguasaan teori tentang demokrasi, politik, dan pemerintahan, tetapi juga dibekali kemampuan analisis kebijakan, riset berbasis data, komunikasi publik, literasi digital, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja dan kebutuhan para stakeholder,” kata Arif.

Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang untuk menyerap masukan dari para mitra sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan dunia praktik.

“Banyak masukan yang kami terima, terutama mengenai pentingnya pembekalan mahasiswa sebelum menjalani magang. Karena itu, kami akan memperkuat pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), studi kasus, serta pengalaman lapangan agar mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata ketika berada di instansi mitra,” ujarnya.

Salah satu masukan datang dari Abdullah Abu Bakar, S.E., perwakilan DPRD Jawa Timur. Menurutnya, mahasiswa Ilmu Politik perlu dibekali kemampuan yang lebih aplikatif sehingga dapat mendukung kerja-kerja legislatif.

“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori. Mereka perlu menguasai analisis kebijakan publik, penyusunan dan analisis anggaran daerah, evaluasi RPJMD, monitoring implementasi janji politik kepala daerah, hingga penyusunan policy brief berbasis data. DPRD membutuhkan mahasiswa yang mampu menyajikan data dan evidence sebagai dasar pengambilan keputusan,” ujar Abdullah Abu Bakar.

Masukan serupa juga disampaikan para mitra lainnya. Perwakilan KPU menilai mahasiswa perlu memperoleh pembekalan mengenai tahapan pemilu, administrasi kepemiluan, tata kelola kelembagaan, pendidikan pemilih, hingga pengelolaan data pemilu sebelum menjalani magang. Selain itu, kemampuan komunikasi, literasi digital, dan fact checking dinilai semakin penting di tengah derasnya arus informasi di media sosial.

Dari sektor media, para praktisi menekankan pentingnya penguatan kompetensi komunikasi publik, public speaking, literasi media, serta pengalaman riset maupun mini project agar mahasiswa lebih siap menghadapi tuntutan industri media dan komunikasi.

Arif Affandi menegaskan seluruh masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan kurikulum Program Studi Ilmu Politik UNESA.

“Kami ingin membangun kurikulum yang adaptif, yang tidak hanya menghasilkan lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh pemerintah, lembaga legislatif, penyelenggara pemilu, media, maupun sektor lainnya. Kolaborasi dengan para stakeholder akan terus kami perkuat agar proses pembelajaran semakin kontekstual dan berdampak,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Timur, Sokip, yang turut hadir dalam forum FGD tersebut, menggarisbawahi pentingnya penguasaan teknologi bagi mahasiswa, khususnya dalam mendukung proses jurnalistik dan pembuatan konten.

“Memiliki kemampuan teknologi menjadi hal yang wajib bagi teman-teman mahasiswa Ilmu Politik di tengah derasnya arus informasi. Selain mampu menjadi filter informasi, mereka juga harus memiliki kemampuan analisis hingga mampu memproduksi konten secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang berlangsung sangat pesat menuntut setiap individu untuk mampu beradaptasi dengan cepat.

Karena itu, SMSI Jawa Timur menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Program Studi Ilmu Politik UNESA dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi, jurnalistik, dan produksi konten digital.

Facebook Comments Box

Editor : Ros

Sumber Berita: Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Jalan Sehat Politik, Siapkan 1.500 Paket Sembako dan Hadiah Rp100 Juta
DPMPTSP Sumenep Dorong Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Triwulan III 2026
RDTR Sumenep Disusun, Bupati Fauzi Tekankan Koordinasi dan Kemampuan Fiskal
Bupati Sumenep Dorong Pelajar Perkuat Budaya Literasi di Tengah Arus Informasi Digital
Baznas Jatim Timur Kolaborasi dengan Baznas Sumenep Bantu Warga Desa Langsar yang Krisis Air Bersih
SMSI Sumenep Dorong Media Lokal Keluar dari Zona Nyaman, Bidik Pasar Nasional
Polisi Ungkap Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Pria 43 Tahun Diamankan
Kick Off Hari Santri 2026 di Sumenep, Semangat Pesantren Didorong Berkontribusi untuk Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:56 WIB

DPRD Sumenep Gelar Jalan Sehat Politik, Siapkan 1.500 Paket Sembako dan Hadiah Rp100 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:32 WIB

DPMPTSP Sumenep Dorong Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Triwulan III 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:00 WIB

RDTR Sumenep Disusun, Bupati Fauzi Tekankan Koordinasi dan Kemampuan Fiskal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Bupati Sumenep Dorong Pelajar Perkuat Budaya Literasi di Tengah Arus Informasi Digital

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Baznas Jatim Timur Kolaborasi dengan Baznas Sumenep Bantu Warga Desa Langsar yang Krisis Air Bersih

Berita Terbaru