Tingkatkan Kualitas Pelayanan Bagi Petani, DPKP Bondowoso Luncurkan Mobil Klinik Pertanian

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Klinik Pertanian Yang di luncurkan DPKP Bondowoso

Mobil Klinik Pertanian Yang di luncurkan DPKP Bondowoso

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Bagi Petani, DPKP Bondowoso Luncurkan Mobil Klinik Pertanian

limadetik.com/, SUMENEP – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bondowoso terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya para petani, melalui program Mobil Klinik Pertanian.

Program tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan pertanian yang cepat, mudah, dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.

Kegiatan Mobil Klinik Pertanian dilaksanakan di Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, dengan melibatkan para petani setempat. Dalam kegiatan tersebut, petani memperoleh layanan konsultasi, pendampingan, serta penanganan berbagai persoalan yang dihadapi secara langsung di lokasi usaha tani.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso, Mulyadi, mengatakan bahwa Mobil Klinik Pertanian merupakan inovasi pelayanan publik yang mengusung konsep jemput bola. Melalui konsep tersebut, petani tidak perlu datang ke kantor dinas untuk berkonsultasi karena layanan dihadirkan langsung ke lapangan.

Baca Juga  Jelang Batas Akhir Pelaporan, DPMPTSP Sumenep Intensif Dampingi Pelaku Usaha Sampaikan LKPM

"Mobil Klinik Pertanian hadir untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Petani dapat memperoleh informasi, konsultasi, hingga rekomendasi teknis secara langsung tanpa harus meninggalkan lahan pertaniannya," ujarnya pada limadetik.com/, Selasa (28/07/2026).

Dalam pelaksanaannya, Mobil Klinik Pertanian didukung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai ujung tombak pendampingan di wilayah binaan. Selain itu, layanan juga diperkuat oleh Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan tim teknis DPKP yang memiliki kompetensi di berbagai bidang pertanian.

Baca Juga  Batik Sumenep Tampil Elegan, Pemkab Jadikan Fashion Show sebagai Gerakan Lestarikan Budaya dan Dongkrak UMKM

Kolaborasi tersebut memungkinkan petani memperoleh solusi atas beragam persoalan, mulai dari teknik budidaya tanaman, pemupukan yang tepat, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT), analisis kesuburan tanah, penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga konsultasi mengenai pengembangan usaha tani.

Menurut Mulyadi, kehadiran Mobil Klinik Pertanian diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pendampingan kepada petani sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai permasalahan yang muncul di lapangan.

Dengan mengusung semangat "Melayani, Mendampingi, dan Memberikan Solusi", Mobil Klinik Pertanian diharapkan menjadi pusat layanan pertanian bergerak yang mampu memperkuat pembangunan sektor mm aapertanian, meningkatkan ketahanan pangan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, cepat, dan tepat sasaran.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam mendukung terwujudnya visi Bondowoso Berkah, melalui penguatan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Baca Juga  PKG Jemput Bola Menghantarkan Puskesmas Tamanan Dapat Penghargaan

Wakil Bupati Bondowoso, As,ad Yahya Safi' saat dikonfirmasi menyampaikan sangat mengapresiasi sekali langkah DPKP tersebut.

"Semoga berjalan lancar dan berkisanbungan, dan membawa manfaat besar bagi petani di Bondowoso , sebagaimana harapan bapak bupati bahwa dengan sentuhan langsung dari dinas terkait pertanian yang merupakan ruh Kabupaten Bondowoso ini bisa meningkatkan perekonomiannya," kata Wabup.

Ia juga berharap petani di Bondowoso senantiasa diberikan kelancaran berusaha ,jika pemkab sudah hadir maka semangat para petani juga harus semakin ditingkatkan untuk menuju kesejahteraan sehingga ekonomi juga meningkat.

Facebook Comments Box

Penulis : Budhi

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah
Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an
261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP
BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak
Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah
50 Ribu Peserta Padati JAKA SOPAN ke-9 Pondok Pesantren Al-Islah Bondowoso
Kolaborasi Pemkab-OJK-ILO Hidupkan Kembali Kejayaan Kopi Bondowoso, Bidik Pasar Eropa Lewat Ekosistem Terintegrasi
Kejar Target Nasional 30 Persen, Bondowoso Percepat Aktivasi IKD Lewat Peran Kecamatan dan Desa
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:18 WIB

261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:16 WIB

50 Ribu Peserta Padati JAKA SOPAN ke-9 Pondok Pesantren Al-Islah Bondowoso

Berita Terbaru