Alumni 212 Berjanji Akan Kembali Adakan Aksi Setelah Mereka Gagal Bertemu Perwakilan Dari Facebook

peserta demonstran saat melakukan aksinya di depan kantor perwakilan facebook (sumber foto :merdeka)

JAKARTA, Limadetik.com – Peserta Aksi Demonstran yang dilakukan oleh Alumni 212 pada hari juma,(12/1/2018) merasa kecewa setelah Aksi yang mereka lakukan tidak dapat bertemu dan respon positif dari pihak Facebook saat Aksi berlansung.

Perwakilan massa Aliansi Tolak Kezaliman Facebook, kecewa lantaran gagal bertemu dengan pihak Facebook di kantornya, gedung Capital Place lantai 49, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018). Penasihat Alumni 212 selaku perwakilan, Eggy Sudjana mengatakan, hari ini kantor Facebook tidak ada aktivitas atau diliburkan.

“Kita kecewa berat. Kenapa kecewa berat? Karena pihak Facebook Indonesia, sepengetahuan pengelola gedung mulai hari ini tidak ada aktivitas. Jadi seluruh pegawainya diliburkan atau gimana saya tidak tahu, tapi tidak ada yang bisa temui,” ujar Eggy di lokasi.

Eggy menuntut Facebook juga pemerintah agar memberikan klarifikasi terkait pemblokiran situs dakwah. Dia meminta pemerintah juga memanggil pihak media sosial asal Amerika Serikat itu. Sebab, sikapnya tidak mau menemui massa, sebagai tindakan pengecut.

“Panggil tuh Facebook, karena kita sudah datangi di sini pihak Facebook-nya pengecut, enggak ada,” kata Eggy.

Eggy mengaku sudah menyampaikan tuntutan mereka kepada pengelola gedung selaku perwakilan. Dia mengancam bakal kembali melakukan aksi demonstrasi pada Senin (15/1/2018), apabila permintaannya tak digubris.

“Hari Senin batas waktu yang kita minta kepada Facebook melalui manajer pengelolaan gedung disaksikan Kapolres dan Dandim. Jelas itu instansinya. Yang kedua kita tunggu sampai Senin jika tidak ada jawaban, baru kita bergerak lagi,” tukas dia.

Adapun tuntutan mereka adalah sebagai berikut:

  1. Agar Facebook tidak semena-mena terhadap akun-akun milik Ummat lslam

  2. Agar Facebook teliti dan cermat dalam bertindak di negeri mayoritas muslim yang berdasarkan Pancasila ini, yang sila pertamanya adalah ‘KETUHANAN YANG MAHA ESA’

  3. Agar Facebook bersikap netral terhadap konsumennya dan tidak menjadi kepentingan golongan tertentu.

  4. Bila sikap semena-mena dan tidak adil kembali ditunjukkan, maka kami akan datang kembali ke kantor Facebook dengan jumlah yang lebih besar.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here