Benarkah Pembantaian Wanita dan Anak di Yaman atas Perintah Pengeran Mahkota Muhammad bin Salman

RIYADH, Limadetik.com  Pembantaian wanita dan anak-anak di Yaman sejak beberapa pekan terakhir diduga atas perintah Muhammad bin Salaman sang Pangeran Mahkota Arab Saudi.

Pangeran Mohammad Bin Salman, mengeluarkan ancaman untuk terus menargetkan wanita dan anak-anak Yaman melalui serangan koalisinya meskipun hal itu telah banyak menuai kecaman internasional.

Deengan mengutip laporan Al-Khaleej Online memberitakan bahwa “Sumber informasi”, MEMO pada Senin, (27/8/2018) yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, membocorkan bahwa Putra Mahkota Saudi itu mengeluarkan ancaman keji tersebut saat bertemu dengan Komandan Militer koalisi pasca pembantaian di Hodeida awal bulan ini.

“Tidak usah hiraukan dengan kritik internasional!” ujar Bin Salman kepada perwiranya, mengacu pada kecaman internasional terhadap operasi militer koalisi terhadap warga sipil di Yaman, khususnya serangan yang membunuh wanita dan anak-anak.

“Kita ingin menimbulkan dampak besar pada kesadaran generasi Yaman. Kita ingin anak-anak mereka, wanita dan bahkan laki-laki mereka menggigil setiap kali nama Arab Saudi disebutkan, ” sebutnya lebih lanjut.

Walaupun kecaman demi kecaman terus  dilontarkan dan diarahkan terhadap Bin Salman atas sikap dan kekejiannya terhadap wanita dan anak di Yaman tidak membuatnya malu dan merasa bwrsalah. Ancaman Bin Salman dikeluarakan bertepatan dengan kecaman atas pemboman koalisi Arab Saudi terhadap warga sipil ketika mereka melarikan diri dari pertempuran di provinsi Hodeida. (ARN/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here