Berpotensi Menyimpang, PPDB SMA di Sumenep Mulai Diplototi

ilustrasi

SUMENEP, Limadetik.com – Mendekati penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) berjanji akan mengawal. Sebab, proses tersebut berpotensi terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh oknum tertentu.

Baca: Jelang PPDB 2018, Disdik Sumenep Diminta Tidak Melenceng Penetapan Zonasi

“Banyak potensi menyimpang yang bakal dilakukan oleh pihak sekolah selama PPDB berlangsung. Salah satunya penerimaan siswa diluar ketentuan yang berlaku, semisal karena adanya kedekatan emosional, penerimaan siswa diluar zonasi atau karena faktor lain,” kata anggota DPKS, Badrul Razy, Rabu (6/6/2018).

Maka dari itu, pihaknya membangun komitmen dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep untuk melakukan monitoring dan evaluasi ke setiap sekolah.

Menurutnya sesuai hasil konfirmasi pelaksanaan PPDB tingkat SMA jalur khusus dimulai sejak 30 Mei dan berakhir tanggal 9 Juni 2018.  Sementara PPDB jalur reguler 26 Mei hingga 30 Juni 2018.

Badrul mengaku telah meminta perwakilan Dinas Provinsi Jawa Timur untuk melakukan pengawasan. Sehingga proses PPDB berjalan sesuai dengan Permindikbud nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB.

”Nanti apabila kami menenukan adanya kejanggalan, kami akan keluarkan rekomendasi untuk pemberian sanksi yang sesuai ketentuan,” tukasnya. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here