Buka Kegiatan Advokasi Pembentukan Pokja Se-Pamekasan, Ini Arahan Wabup Khalil

(keterangan foto : Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy'ari saat memberikan cenderung mata kepada Umi Yuniati selaku Kabid Pengendalian penduduk dan KB dari DP3AK Provinsi Jawa timur)

PAMEKASAN, Limadetik.com – Wakil Bupati Pamekasan, Madura Jawa Timur, Khalil Asy’ari membuka kegiatan Advokasi pembentukan kelompok kerja tingkat kecamatan desa sekelurahan Se-kabupaten pamekasan di gedung Bakorwil jalan Slamet Riyadi no.1, Kamis (22/2/2018).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka meningkatkan peran serta mitra kerja dalam pengembangan program kependudukan, Keluarga Berencana dan pembangunan Keluarga yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Wabup Khalil Asy’ari mengatakan, Advokasi pembentukan tim pokja akan memberikan peningkatan dalam pengembangan program KB dan kependudukan di desa maupun Kelurahan.

“Ini akan memberikan Peningkatan peran serta mitra kerja dalam pengembangan Program KB (Advokasi Pembentukan Tim Pokja) Tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan Tahun 2018,”  ungkapnya.

Menurutnya, Keberadaan Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu program Pemerintah Pusat yang berupaya menciptakan keluarga kecil yang sejahtera.

“Program KB dapat memberikan sumbangan nyata demi terwujudnya Keluarga kecil yang sehat, cerdas dan sejahtera,” tutur Wabup Khalil.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan, Seluruh program pembangunan dapat ditingkatkan melalui kampung KB yang ada di setiap Desa dan Kecamatan Kabupaten Pamekasan.

Disamping itu, dalam pembentukan dan pembiayaan tim advokasi di tingkat desa maupun Kelurahan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Pembentukan tim advokasi, tingkat Kecamatan dan Desa menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes),” terang Politikus partai persatuan pembangunan (PPP).

Ia mengarahkan agar tim Advokasi setelah terbentuk nantinya selalu melakukan koordinasi dari semua elemen masyarakat dan pemerintah, Sebab dengan Koordinasi Ia meyakini semua program akan berjalan dengan lancar.

“Untuk mewujudkan cita-cita program tersebut, diperlukan koordinasi yang kuat dan mantap antara para pihak organisasi perangkat daerah, Camat, Kades, dan semua elemen masyarakat lainya,” tandasnya.

Sementara, Kabid pengendalian penduduk dan KB dari DP3AK Provinsi Jawa timur, Dra. Umi Yuniati menyampaikan, peningkatan peran serta mitra kerja terintegrasi dengan kampung KB, nantinya tidak hanya menangani masalah keluarga berencana dan keluarga sejahtera, tetapi juga akan menangani​ permasalahan pengendalian penduduk.

“Mitra kerja nantinya juga akan menangani masalah pengendalian penduduk,” pungkasnya.

(arf/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here