aksi mahasiswa ke gedung DPRD OKU mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian dan Pol PP.

BATURAJA,Limadetik.com – Satuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang berjumla puluhan, mendatangi Kantor DPRD OKU, menuntut agar Pemerintah menurunkan harga kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM)Senin (5/3/2018).

Kedatangan mereka menggelar aksi, puluhan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) tersebut, terlihat mendapat pengawalan ketat dari jajaran Polres Ogan Komering Ulu(OKU) serta anggota Sat Pol PP Kabupaten Ogan komering Ulu (OKU), yang melakukan pengaman di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKU.

nampak peserta aksi membentang poster dan tulisan tolak kenaikan harga BBM

Setelah lakukan orasinya didepan halaman kantor DPRD Ogan Komering Ulu (OKU), dari puluhan mahasiswa tersebut, dipersilakan masuk ke dalam ruangan untuk membahas lebih lanjut dari tuntutan mereka.

Koordinator Aksi Mahasiswa Akhmad Mubasyir beserta lain nya, disambut serta diterima langsung Ketua DPRD Ogan Komering Ulu (OKU) Zaplin Ipani dan Iwan Munandar. Saat di dalam ruang pertemuan,mereka menyampaikan dari beberapa bulan terakhir ini,” Berapa kali sudah harga bahan bakar minyak dinaikkan, biasanya pemerintah dalam mengambil kebijakan disosialisasikan terlebih dahulu, namun kali ini bagaikan lempar batu sembunyi tangan.” Terang Mubasyir.

Akhmad Mubasyir dari Koordinator Aksi Mahasiswa muslim indonesia (KAMMI) dengan terang mengatakan,”ditengah kesulitan Masyarakat untuk mendapatkan BBM subsidi yang kian hari kian sulit dan Masyarakat pun harus mengalihkan pembelian ke BBM non subsidi.”ujarnya.

Dari beberapa pernyataan yang disampaikan Mahasiswa tersebut, diantaranya berbagai hal yang tengah dihadapi masyarakat dewasa ini,selain itu mereka juga mendesak Pemerintah untuk menurunkan harga BBM, meningkatkan kuota BBM premium, kemudian mereka juga meminta pemerintah agar transparan sebelum mengambil kebijakan demi masyarakat Indonesia. Dan (KAMMI) mendesak pemerintah agar mengembalikan subsidi BBM.

(fikri/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here