Diduga Tak Kunjung Sembuh, Seorang Wanita di Kediri Nekad Menceburkan Diri Di Sumur

saat jasad korban masih di dalam sumur

KEDIRI, Limadetik.com –  Warga Kelurahan Kaliombo Kecamatan Kota Kediri, Kabupaten Kediri Jawa Timur. dihebohkan dengan penemuan seorang wanita muda Ratih Indarwati Sumiatun (33) didalam sumur dekat rumahnya sendiri dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Kejadian tersebut diawali dari adanya kecurigaan suara yang bersumber dari sumur, walaupun ibu korban Ponisah, sempat menduga kalau suara tersebut adalah suara ghoib, namun dirinya mencoba memberanikan diri untuk melihat, ternyata suara tersebut berasal dari putrinya yang sudah berada di dalam sumur, Sabtu (10/3/2018) sore.

Jasad korban di evakuasi dan di bawa langsung ke RS Bhayangkara Kediri oleh Polisi untuk di Visum

Danramil Kota Kapten Arm Bangun Budi Adi membenarkan kejadian tersebut dari Babinsa Kelurahan Kaliombo Serka M.Khoyum, dan kejadian tersebut kondisi korban saat itu sudah tidak tertolong lagi. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, Ratih Indarwati Sumiatun masih sempat mengeluarkan sepatah dua patah kata dari dalam sumur, tetapi dalam kondisi yang sudah tenggelam, pada akhirnya korban tak tertolong lagi.

“Semula, Ibu Ponisah sulit diajak bicara, tetapi berangsur-angsur beliau sudah bisa memberikan keterangan valid kepada kami. Beliau mengatakan, bahwa anaknya itu sakit-sakitan dan selalu mengeluh setiap penyakitnya kambuh,” jelas Kapten Arm Bangun Budi Adi.

Menurutnya ,Ponisah sendiri sudah berusaha keras untuk menolong anaknya dengan mengulurkan dari sumur, tetapi nasib berkata lain. Demikian juga warga sekitar, terutama tetangga, mungkin karena faktor dalamnya sumur, korban sulit ditarik keluar. hingga berselang beberapa waktu Tim Sar pun tiba dilokasi untuk mengeluarkan jasad korban dari dalam sumur tersebut.

“Tim SAR yang tiba dilokasi , dan dibantu aparat TNI dan Polisi langsung mengevakuasi korban yang masih berada di sumur dan melarikannya ke rumah sakit Bhayangkara Kediri untuk menjalani visum. Dugaan sementara ,korban mengalami depresi sehingga ingin segera menuntaskan hidupnya segera, tetapi itu sebatas asumsi sementara,” terang Kapten Arm Bangun Budi Adi.

Sementara itu Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno mengkonfirmasikan ,”Kalau dari informasi keluarga terdekat, korban itu sudah sakit sejak tahun 2005 lalu atau sekitar 13 tahunan. Jadi kemungkinannya ,beliau sengaja menjatuhkan diri ke sumur bisa ya bisa tidak, tetapi dugaan itu muncul juga dari keluarga bukan dari warga, yang tahu betul kondisi beliau yang sakit-sakitan.”

Kini pihak keluarga pun sudah mengikhlaskan kepergian putri mereka, usai berhasil dievakuasi dari dalam sumur, korban masih berada di RS Bhayangkara Kediri untuk menjalani visum. Menurut pihak keluarga mengnginkan korban akan segera dimakamkan pagi hari ini. (jay/LD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here