Diminta Tolak UU MD3, Ini Kata Ketua DPRD Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Setelah sekian lama mahasiswa berorasi, Ketua DPRD Sumenep, Jawa Timur, Herman Dali Kusuma menemuinya. Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Sumenep (GMS) meminta agar politisi PKB itu ikut menolak pengesahan MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3).

Baca: Tolak UU MD3, Mahasiswa Sumenep Gelar Shalat Jenazah

Dihadapan puluhan mahasiswa yang dijaga ketat aparat kepolisian, Herman Dali Kusuma mengatakan bahwa kedatangan mahasiswa marupakan hal yang perlu diapresiasi. Sebab, sebagai wakil rakyat wajib mendengarkan aspirasi masyarakat. Hanya saja, ia tidak bisa begitu saja mengamini permintaan para aktifis tersebut.

“UU MD3 ini yang membahas pusat. Kami yang ada di daerah tidak tau apa-apa,” katanya, Rabu (21/2/2018).

Hanya saja, jawaban Herman sepertinya tidak memuaskan para pendemo. Mereka minta masuk ke gedung wakil rakyat untuk melakukan audiensi. Akhirnya lima perwakilan mahasiswa diperbolehkan masuk.

Mahasiswa beraudiensi di ruang kerja ketua dewan. Cuma jawaban Hernan tidak beda jauh seperti yang disampaikan waktu menemui mahasiswa di pinggir jalan.

“Nanti kami sampaikan. Karena itu keputusan DPR pusat,” tukasnya.

Sebelumnya, para pendemo menggelar shalat janazah di depan Kantor DPRD Sumenep. Shalat itu sebagai protes terhadap matinya nilai demokrasi di Indonesia. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here