Disnakertrans: Dua Bulan Belum Ada Deportasi TKI Ilegal ke Sumenep

Ilustrasi TKI

SUMENEP, Limadetik.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Moh. Fadhillah menyatakan selama 2018 hingga kini belum ada deportasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ke daerahnya.

“Sejak awal tahun hingga kini tidak ada informasi dari Kementerian Luar Negeri adanya deportasi ke Sumenep,” terangnya, Sabtu (17/2/2018).

Menurutnya, hal itu menjadi kenyataan positif. Pasalnya pada periode yang sama di tahun sebelumnya, pihaknya sudah menerima sejumlah TKI ilegal yang dipulangkan paksa dari beberara negara, terutama Malaysia.

“Deportasi terakhir terjadi akhir tahun 2017, yakni ada sekitar 28 orang,” beber Fadhillah.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Sumemep menyebutkan, setiap tahun tidak pernah absen menjadi daerah penyumbang TKI ilegal. Hal itu berdasarkan data deportasi TKI yang selalu ada yang berasal di Sumenep.

“Contohnya pada 2017 kemarin, total ada sekitar 170 orang TKI kita yang dipulangkan paksa. Tetapi Alhamdulillah jumlah itu menurun dari tahun 2016 yang melebihi jumlah itu,” ucapnya.

Pihaknya berharap trend positif penurunan deportasi ilegal ke Sumenep terus berlanjut menyusul meningkatnya kesadaran masyarakat, bahwa menjadi TKI tidak resmi pada waktunya akan dipulangkan.

“Mungkin kesadaran masyarakat mulai tumbuh, karena dibeberapa negara sudah cukup ketat dalam menangani pekerja asing ilegal. Dan kami harapkan apabila ada warga yang hendak jadi TKI, sebaiknya mengikuti jalur resmi,” harapnya. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here