Distribusi Bansos Rastra dari Balai Desa ke KPM Ditanggung Pemerintah

SUMENEP, Limadetik.com – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (Bansos) beras untuk rakyat sejahtera (Rastra) tidak perlu mengambil ke balai desa.

Baca: Jatah Bansos Rastra Tiga Bulan di Sumenep Disalurkan Sekaligus

Pasalnya, 2018 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur masih menganggarkan biaya trasnport distribusi Bansos Rastra dari balai desa hingga rumah KPM.

“Seperti tahun lalu, tahun ini juga masih ada (bantuan transport), tujuannya agar tidak memberatkan masyarakat untuk mendapatkan Rastra,” kata Kasubag Sarana Perekonomian, Bagian Perekonomian, Pemkab Sumenep, Suharjono, Jum’at (23/3/2018).

Baca: Kades di Sumenep “Haram” Ubah Data Penerima Bansos Rastra

Menurutnya, besaran bantuan berbeda-beda antar desa yang satu dengan desa yang lain, sesuai dengan klasifikasi atau kondisi wilayah. Misalnya, antara daratan yang mudah dan yang sulit besarannya beda, begitu pun dengan Kepulauan.

“Saya lupa masing-masing nominalnya, tapi besarannya mulai Rp. 90 hingga Rp. 200 sesuai klasifikasi. Sebagai sampel saja, untuk desa daratan termudah, itu bantuan transportnya Rp. 90 per kilogram,” terangnya.

Menurutnya, biaya tersebut bukan bantuan yang diberikan kepada KPM, melainkan bantuan biaya penyaluran dari titik distribusi ke keluarga penerima manfaat. Agar KPM tidak terbebani. Apalagi saat ini bansos rastra diberikan secara gratis.

Sesuai data yang diterima Pemkab dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, pagu rastra di Sumenep 2018, yakni 128.016 KPM. Jumlah tersebut tersebar di 334 Desa/Kelurahan dari 27 Kecamatan dengan jumlah beras sebanyak 1.280 ton. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here