Dua Pekerjaan Jalan di Pulau Sepudi Sumenep Hingga Batas Akhir Belum Tuntas

Jalan rusak.(doc.limadetikcom)

SUMENEP, Limadetik.com – Sebanyak dua dari empat pekerjaan pembangunan jalan di Pulau Sepudi, Sumenep, Jawa Timur belum selesai. Padahal dua pekerjaan itu sudah habis masa kontraknya.

Hal itu disampaikan Plh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Moh. Jakfar. Menurutnya, dari empat pekerjaan di Pulau Sepudi, baru dua pekerjaan yang selesai. Sementara dua pekerjaan lain masih belum.

Tetapi, sesuai aturan meski kontrak sudah berakhir, rekanan masih mempunyai kesempatan untuk melanjutkan pekerjaan hingga selesai.

“Sesuai Perpres nomor 4 dan nomor 16 tahun 2018 rekanan masih diberi waktu perpanjangan selama 50 hari, dan itu yang kami lakukan,” katanya, Jum’at (7/9/2018).

Hanya saja, apabila rekanan tetap tidak bisa menyelesaikan dalam waktu yang ditentukan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas.

“Dendanya tetap berlaku. Tidak ada anak emas atau anak tiri. Kalau tidak selesai nanti putus kontrak,” tegasnya.

Dia membeberkan beberapa faktor keterlambatan pekerjaan di Sepudi. Salah satunya karena terkendala cuaca ekstrim. Sehingga tidak ada alat transportasi yang berani melayani pengangkutan material.

“Materialnya cukup banyak, sampai ribuan ton bukan ratusan ton,” jelasnya.

Kendala lain lanjut Jakfar disebabkan minimnya sarana yang ada di Sapudi, salah satunya finisher saat ini cuma satu. Sehingga antar rekanan harus gantian.

Informasinya salah satu pekerjaan yang belum selesai di Sepudi terletak di Desa Kalowang, Kecamatan Gayam. Pekerjaan dengan panjang sekitar 1 Kilo Meter itu dianggarkan sebesar Rp1,8 miliar. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here