Dua Pelaku Curas di Bekasi Tewas di Dor Polisi

Red: Rudy

ilustrasi

BEKASI, Limadetik.com – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) oleh sekelompok orang tak dikenal terjadi di area Blue Mall Bekasi Timur, 27 Febuari 2018. Dua dari enam pelaku tewas terkena timah panas petugas akibat melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Kedua pelaku yang tewas yaitu Ardiansyah alias Tompel beserta Reno. Sedangkan empat pelaku lain, yaitu Herman Sutomo, Iswandi, Mustofa dan Fikri Ali berhasil diamankan petugas Polres Metro Bekasi Kota.

Kejadian berawal saat pelaku Tompel menghampiri korban Amanda, warga Komplek Pertimbangan RT 03 RW 05, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, sambil mengancam dengan menodongkan senjata api (senpi). Pelaku pun berhasil mengambil uang korban senilai Rp1.335.000.

Tak hanya itu, para pelaku kemudian menuju parkiran yang dijaga korban Nunung, warga Kampung Rawa Semut RT 02 RW 12, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur. Sambil menodongkan sajam, pelaku kemudian mengambil uang Rp100 ribu dari korban dan langsung melarikan diri.

Polisi yang mendapat laporan dari korban, lalu bergerak menuju lokasi kejadian. Tim Resmob Reskrim Polres Metro Bekasi Kota yang dipimpin Kasat Reskrim AKBP Dedy, kemudian melakukan pengejaran terhadap keenam pelaku.

“Tim berhasil menangkap pelaku Tompel di wilayah Bantargebang dan kami lakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Dedy dalam gelar kasus tersebut di Bekasi.

Petugas juga mencari orang yang dititipi senpi oleh pelaku Reno, di sekitar Blue Mall. Reno diketahui memang kerap membawa senpi saat menjalankan aksi kejahatan.

“Saat petugas membawa pelaku untuk menunjukkan orang yang menerima titipan senjata itu, pelaku Reno melakukan perlawanan hingga terpaksa dilakukan tindakan tegas,” jelasnya.

Sementara Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Wijanarko mengatakan, para pelaku kerap melakukan aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota.

“Pelaku dalam menjalankan aksinya tidak segan-segan melukai korban, apabila korban melakukan perlawanan. Tersangka tompel juga merupakan residivis,” katanya.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas, antara lain 1 pucuk senpi rakitan jenis Colt, 4 amunisi calon 38, 1 buah badik, 1 buah mandau, 1 golok, 1 pisau, 1 handphone, serta uang tunai Rp467.000.

Keempat pelaku yang diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 9 tahun. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here