Dua Warga Malaysia Diamankan Prajurit TNI di Perbatasan Indonesia-Malaysia Saat Membawa 24 Butir Peluru

PONTIANAK, Limadetik.com – Dua warga negara Malaysia diamankan pasukan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 511/DY di Jalan tikus perbatasan Indonesia-Malaysia, Segumun, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Kedua warga Malaysia berinisial BAN (37) dan WAJ (47), keduanya diamankan karena kedapatan membawa amunisi yang masih aktif.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII Tanjungpura, Letnan Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunte, menjelaskan kedua warga Malaysia ini diamankan pada Rabu 30 Mei 2018 sekira pukul 22.23 WIB.

“Keduanya ditangkap oleh Letda Inf Suyit beserta lima anggota Satgas Pamtas setelah beberapa hari melakukan patroli di sekitar Desa Segumun,” ujar Kapendam kepada sejumlah wartawan, Sabtu (2/6/2018).

Ia menerangkan, awalnya pasukan Satgas Pamtas mendapati dikedua warga Kampung Mujat, Sarawak itu memasuki wilayah Indonesia. Mereka menggunakan sepeda motor jenis Honda Neijen Nopol. QCC 749 dari Malaysia.

“Saat dihentikan dan dilakukan pemeriksaan oleh anggota Satgas Pamtas, keduanya itu tidak memiliki dokumen resmi. Di dalam tas yang dibawa ditemukan amunisi satu dus, berisi 24 butir peluru,” paparnya.

Pengakuan mereka amunisi itu merupakan pesanan dari TI (34) warga Desa Segumun. Menindaklanjuti pengakuan itu, Komandan Pos Letda Inf Suyit melakukan pengecekan terhadap warga Desa Segumun tersebut.

“Di rumah Ti, ditemukan sepucuk senjata api jenis Petrum. Saat ini dua orang warga Malaysia beserta amunisi sudah diamankan. Senpi milik Ti pun kita sita. Warga Malaysia ini akan kita serahkan kepada pihak Imigrasi,” pungkasnya. (okz/swd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here