Hakim : Masjid itu Tempat Shalat, Bukan Untk Mencuri Mas

BANJARMASIN, Limadetik.com — Sidang pencurian kotak amal masjid dengan terdakwa Wzimi  Azhari dan Syuriansyah warga Banjarmasin Selatan ini sore tadi Selasa (10/7/2018), digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin.

Sidang dengan agenda dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum Kejari Banjarmasin dan keterangan saksi ini semakin menyudutkan terdakwa. Terdakwa mengakui semua perbuatannya di depan majelis hakim, bahwa keduanya sudah melakukan pencurian kotak amal Masjid Al Ikhlas Jl. Banjar Indah 2, Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan.

Fakta dipersidangan menyatakan Modus yang digunakan kedua terdakwa saat mencuri dengan cara berpura-pura mengambil wudu, Setelah kondisi sepi, dua kotak amal dibawa kabur dengan menggunakan sepeda motor, kemudian uangnya dibagi dua.

“Sekitat pukul 17.00 wita kedua terdakwa masuk ke dalam masjid. kebetulan saat itu pintu masjid terbuka karena ada perempuan yang sedang shalat ashar,” ujar saksi H Abdul Kadir, marbot di masjid tersebut.

Dalam sidang hakim juga menyampaikan, tidak habis pikir dengan perbuatan terdakwa.

“Di Masjid untuk beribadah tidak ada pikiran lain, bisa-bisanya kamu mencuri,” tuturnya Ketua majelis hakim Femina Mustikawati, SH, MH.

Sidang selanjutnya, dengan agenda tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Banjarmasin.

Dalam hal ini pencurian kotak amal Masjid Al Ikhlas Jl. Banjar Indah 2, Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan.

Dimana aksi terdakwa melanggar ketentutan Hukum sebagai mana pasal 363 ayat (1) KUHP.

Aksi ini dilakukan pada 27 Maret 2018 lalu.
Kedua Terdakwa pengangguran itu mampir ke masjid Al Ikhlas degan alasan hendak salat.

Namun saat masuk terdakwa melihat dua kotak amal berisi sejumlah uang yang kemudian di bongkar terdakwa dengan menggunakan besi behel.

Aksi ini akhirnya berhasil terungkap berkat CCTV yang terpasang di masjid tersebut. Pasalnya, saat melakukan pencurian di masjid itu kedua pelaku memarkir sepeda motornya di samping masjid yang mana ditempat tersebut terpasang kamera pengawas. Polisi dari Mapolsek Banjarmasin Selatan bisa meringkus kedua terdakwa usai berhasil melacak plat motor yang digunakan kedua terdakwa.

Akibat kejadian ini kerugian mencapai Rp 500 Ribu rupiah. (Edoz/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here