Herdiyanto : Kesehetan Warga Binaan Adalah Prioritas Rutan Baturaja

BATURAJA,Limadetik.com – Rutan Baturaja sangat memperhatikan Ke sejateraan warga binaannya Rutan Baturaja, sangatlah teliti menyikapai serta memperhatikan terhadap warga binaannya.

Hal itu di sampaikan Kepala Rutan klas II B Baturaja, Herdiyanto saat ditemui NN di ruangannya, sabtu (03/02/2018).

Saat di kompirmasih oleh wartawan limadetik.com kepala rutan baturaraja klas ll B di ruangannya menjelaskan
Untuk kebutuhan makan/minum serta Perawatan kepada para tahanan dan narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B Baturaja Rp.2,2 miliar per tahunnya. Besarnya dana alokasi itu cukup membuat penghuninya hidup nyaman.

“Setiap tahanan dan narapidana kita anggarkan biaya makan/minum sebesar Rp.15 ribu per orangnya. Indek per orang jadi Rp 13.821 per hari. Biaya tersebut untuk tiga kali makan (Pagi, siang dan sore),” jelas Kepala Rutan Klas II-B Baturaja Herdianto.

Mengenai menu lauk-pauk berdasarkan jadwal menu sepuluh hari sesuai dengan Permenkumham RI No.M.HH.01.PK.07.2.Tahun 2009 tanggal 21 Oktober 2009. Saat ini jumlah dari tahanan dan narapidana di Rutan Baturaja sebanyak 425 orang.

“Untuk biaya makan/minum dibelikan sesuai dengan menu sepuluh hari antara lain beras, gas, dan lauk-pauknya,” kata Herdianto.

Sedangkan biaya perawatan itu meliputi obat-obatan, perawatan kesehatan dan kebutuhan mandi. Selain biaya makan dan minum biaya untuk perawatan kesehatan dan anggaran biaya obat-obatan sebesar Rp11 juta per tahunnya.

Kalau ada narapidana yang sakit, pihak rutan langsung membawanya ke RS, akan tetapi harus meminta izin terlebih dahulu kepada yang menahan, dan yang digunakan adalah kartu BPJS, KIS atau pun KTP serta KK.

“Jika ada tahanan dan narapidana tiba-tiba stroke, maka akan langsung kita bawah ke rumah sakit untuk diobati,” tuturnya

Masih kata herdianto,kalau ada tahanan dan narapidana meninggal dunia, pihak rutan langsung menghubungi kepolisian untuk mengetahui penyebab kematian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk divisum dan langsung menghubungi pihak keluarganya.

Saat di investigasi salah satu tahanan rutan baturaja di lokasi yang terpisah jupri (32) yang terkena kasus narkoba menjelaskan dirinya serta teman teman selama dirutan sebagai warga binaan tidak ada masalah yang namanya soal makan dan minum bahkan.

“Menu makanan yang kami terima dari pagi, siang mau pun petang itu sudah lebih cukup, dan juga ada makanan tambahan seperti ubi rebus apa lagi menyangkut kesehatan kami tidak kawatir lagi sebab hal itu kami rasakan sendiri bukan kata orang luar” jelasnya.(fikry/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here