Kesejahteraan Anggota DPRD Sumenep Meningkat, Rapat Paripurna Tidak Kuorum

Wakil Ketua DPRD Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Meningkatnya kesejahteraan anggota DPRD Sumenep, Jawa Timur tidak berbanding lurus dengan kinerjanya. Buktinya, pada Rapat Paripurna penetapan empat raperda menjadi perda di DPRD Sumenep,  Rabu (10/1/2018) malam gagal digelar.

Sebab, selain molor dari waktu yang ditentukan, yakni 19.30 Wib, dari 50 anggota dewan, hanya 21 orang yang hadir.

“Paripurna penetapan empat raperda hasil evaluasi Gubernur itu gagal dilaksanakan tadi malam. Sebab, anggota DPRD tidak kuorum” kata Wakil Ketua DPRD Sumenep, Moh Hanafi, Kamis (11/1/2018).

Menurutnya, penetapan empat raperda ini merupakan rapat paripurna perdana ditahun 2018 ini. Dari empat raperda itu adalah Penetapan desa di kabupaten Sumenep, Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B), Penyelenggaraan Keolahragaan dan Ripparkab.

“Ini rapat paripurna perdana DPRD ditahun 2018. Kenapa anggota mengabaikan tugasnya. Mari bersama-sama harus lebih profesional dan tanggung jawab,” tegasnya dengan nada menyayangkan.

Menurut Hanafi, anggota dewan seharusnya mampu meningkatkan kinerjanya, sebab pada tahun ini anggota DPRD Sumenep mendapatkan tunjangan tambahan. Total gaji secara keseluruhan yang diterima anggota dewan  Rp 29,5 juta lebih per bulan.

(Hoki/swd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here