Ketua DPRD Sumenep Resmi Dicabut dari Keanggotaan PKB?

Ketua DPRD Sumenep H.Herman Dali Kusuma

SUMENEP, limadetik.com – Konflik di internal DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur masih belum menemukan titik temu.

Sebab beberapa waktu lalu, kader PKB kini menjabat Ketua DPRD setempat itu diancam dicabut lantaran dinilai melawan partai. Ancaman pencabutan dari keanggotaan partai yang didirikan KH. Abdurrahman Wahid hingga saat ini masih menjadi misteri.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, CPC PKB telah mengajukan pencabutan keanggotaan ke DPP. Hanya saja ketika dikonfirmasi ke Ketua DPC PKB Sumenep, KH. Imam Hasyim mengaku masih di Makkah.

“Saya masih di Makkah. Langsung ke Syaiful A’la (Wakil Sekretaris DPC PKB Sumenep, red),” kata KH. Imam Hasyim via Whatsapp, Selasa (06/11/2018).

Sayangnya, Wakil Sekretaris DPC PKB Sumenep, Syaiful A’la saat dikonfirmasi soal surat pencabutan keanggotaan H. Herman yang telah dikirim ke DPP menjawab dengan ragu-ragu.

“Sepertinya begitu (telah diajukan pemecatan),” kata Syaiful A’la.

Sebagaimana diberirakan sebelumnya, DPC PKB Sumenep mengajukan surat reposisi jabatan ketua DPRD setempat, dari Herman Dali Kusuma ke Dulsiam yang merupakan sama-sama kader PKB. Sebab H. Herman dinilai tidak mampu memimpin DPRD. Namun, tuduhan itu dinilai tak masuk akal.

Sehingga H. Herman sempat melaporkan DPC, DPW dan DPP PKB ke Pengadilan Negeri Sumenep. Akibatnya, surat PKB yang masuk ke pimpinan dewan itu tidak bisa dibacakan karena masih ada gugatan.

PKB juga melawan balik terhadap upaya Herman dengan mengancam akan mencabut keanggotaan di PKB, kalau Herman tidak mencabut laporan di PN dan tidak membacakan surat rekomendasi dari partai hingga (31/10/2018).

Sebelum masuk tenggang waktu yang telah diberikan partai, Herman langsung mencabut laporan itu di PN. Namun, untuk pembacaan surat PKB yang berisi reposisi ketua DPRD itu hingga kini belum dibacakan dalam forum paripurna dewan. (hoki/rud)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here