Korban Asusila Dibawah Umur, Kapolres Situbondo Beri Dukungan Moral Dan Tali Kasih

SITUBONDO, Limadetik.com – Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono, S.H., SIK, M.Sc (Eng) bersama Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo berkunjung kerumah korban pelecehan seksual di Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Sabtu, (10/2/2018).

Baca juga (http://limadetik.com/cabuli-8-siswa-jumadi-oknum-guru-sdn-sumberanyar-situbondo-dijebloskan-kepenjara/).

Sebelumnya, Unit PPA Satreskrim Polres Situbondo telah melakukan pemeriksaan terhadap anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual dan terhadap pelaku (oknum guru) telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik.

Kapolres Situbondo bersama Ibu Lia Sigit Dany Setiyono didampingi Kasat Lantas, Kasat Binmas, Kapolsek Banyuputih, Kasubbag Humas dan Kepala Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih menyambangi orang tua dan korban sekaligus memberikan dukungan moril serta tali asih sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami musibah.

“Saya pribadi akan terus memantau proses pemulihan anak-anak yang menjadi korban pelecehan ini, kondisi mental dan kejiwaan yang masih tidak stabil pada diri anak-anak perlu perhatian serius dari Kita semua”, kata Kapolres.

Dari hasil kunjungan dari beberapa korban, Ibu Lia Sigit Dany Setiyono juga menemukan ada 1 (satu) anak yang menjadi korban pelecehan seksual masih mengalami pendarahan. Kemudian oleh Kapolres Situbondo langsung dibawa dengan menggunakan kendaraan Patwal ke rumah sakit Bhayangkara Bondowoso agar cepat mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Situbondo juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memberikan sosialisasi dan himbauan baik kepada pihak sekolah, para guru juga para siswa agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali serta para orang tua mau melaporkan apabila terjadi tindakan yang melecehan anak-anak.

Selain itu, Kapolres juga menjelaskan untuk pemulihan psikis dan trauma anak-anak yang menjadi korban pelecehan ini juga diperlukan peran semua pihak.

Serta dalam rangka mempercepat prosesnya agar korban dapat segera beraktifitas seperti sebelumnya, serta dukungan netizen dan masyarakat untuk tidak mempublikasikan atau memposting kejadian ini secara sembarangan demi kebaikan keluarga utamanya anak-anak yang menjadi korban. (Aka/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here