Otak Pembobolan Gudang Toko Cahaya Timur Ternyata Karyawan Lama

BANJARMASIN, Limadetik.com — Handoko dan Setiadi Kristandi diseret ke Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Selasa (10/7). Pasalnya, kedua terdakwa diduga membobol gudang milik toko Cahaya Timur.

Mereka merupakan terdakwa kasus dugaan pencurian yang dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana ayat (1).

Sidang kasus pencurian dengan pemberatan itu dipimpin Hj. Nurul Hidayah, SH sebagai Ketua Majelis Hakim. Agenda dalam persidangan tersebut mendengarkan keterangan saksi yang di hadirkan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan negeri Banjarmasin, Samsul Arifin.

Sidang perdana kasus pencurian di gudang toko Cahaya Timur itu menghadirkan saksi dua pasangan suami istri selaku pemilik toko. Sementara kedua terdakwa tanpa didampingi penasihat hukum.

Dalam kesaksian di depan sidang, saksi Ibu Lilik menuturkan kasus pencurian itu terjadi pada 2 April 2018. Saat itu secara kebetulan ia curiga dengan mobil box yang terparkir di depan gudang. ia pun mencoba memantau apa yang terjadi di gudang miliknya melalui kamera CCTV yang terhubung ke Handphone genggamnya.

“Tapi sayang CCTVnya mati karena lampu PLN di gudang kami tidak menyala. Kebetulan lokasi gudang persis di depan rumah kami pak hakim,” ujar lilik

Firasat buruk mulai menghantui pikiran wanita keturuhan tionghoa ini. Ia kemudian memanggil suaminya.

“Kemudian suami saya langsung berlari ke depan gudang dan menyalakan sakelar lampu,” bebernya.

Dalam persidangan itu juga terungkap, kedua terdakwa sempat kebingungan saat perbuatannya dipergoki oleh saksi.

“Saat itu kami sempat tegur Handoko, alasan apa dia mengangkut barang barang di gudang. Namun mereka berkelit dengan alasan bahwa semuanya itu akan diantar kepada konsumen kami,” tuturnya.

Saksi juga mengatakan, kedua terdakwa tidak bisa menunjukkan nota atau kwitansi yang menunjukkan bahwa barang-barang itu akan diantarkan kepada pembeli.

“Akibat perbuatan karyawan kami ini pak hakim, usaha kami rugi bingga puluhan juta rupiah,” tegasnya.

Adapun toko Cahaya Timur  yang menjadi lokasinya melakukan pencurian itu Menjual perkakas dan segala jenis mesin.

“Tersangka merupakan karyawan bagian gudang di toko kami. ia salah satu karyawan kami yang senior, sudah 4 tahun bekerja ditempat kami,” kata Lilik.

Sidang selanjutnya akan digelar pada 17 Juli dengan agenda pembacaan tuntutan JPU. (edoz/rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here