Peduli Lingkungan, IMKS Bersama MKM Adventure dan IMAKA KALSEL Bersihkan Sampah di Alun-Alun Arjasa

SUMENEP, Limadetik.com – Ada potret menarik dari ramadhan tahun ini di Pulau Kangean. Setiap sore menjelang buka puasa ada begitu banyak kelompok – kelompok masyarakat yang mengadakan buka puasa dengan menggelar lesehan di lapangan alun-alun Arjasa.

Aksi ngabuburit yang biasanya identik dengan kebut-kebutan di jalanan kini mulai berubah dengan banyaknya warga yang beralih aktivitas ‘Nyare Malem’ di Alun alun kecamatan Arjasa.

Namun sayang, semangat kolektif untuk buka puasa dan ngabuburit bersama tidak diiring dengan kepedulian pada sampah sisa acara buka puasa bersama kelompok-kelompok masyarakat ini. Terlihat dengan begitu banyaknya sampah yang berserakan di alun-alun Arjasa.

Miris dengan banyaknya sampah yang berserakan di Alun-alun Kecamatan Arjasa membuat beberapa pemuda dan mahasiswa melakukan gerakan bersih-bersih sampah di Alun-alun.

Gerakan ini dinisiasi oleh Ikatan Mahasiswa Kangean Surabaya (IMKS) , Ikatan Mahasiswa Kangean Kalimantan Selatan ( IMAKA KALSEL) dan Komunitas Mahadiswa Kangean Malang Adventure (MKM Adventure) pada Kamis (14/6/2018) sore mulai bergerak memungut satu persatu sampah yang berserakan. Tak kurang dari 30 anggota dengan membawa 20 kantong kresek besar mereka siapkan untuk menyapu bersih semua sampah.

Widril Fakki selaku Ketua Umum IMKS Surabaya mengajak seluruh masyarakat utamanya pedagang yang berjualan di sekitar Alun-alun Kecamatan Arjasa dan juga pengunjung yang mengadakan bukber agar menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengotori ke indahan maskot pulau Kangean itu.

“Menjaga kebesihan Alun-alun Arjasa adalah tanggungjawab kita bersama. Ikut menjaga rumput Alun-alun dan kebersihannya berarti kita ikut menjaga dan melestarikan maskot pulau kita tercinta ini,” ujar Widril saat di hubungi Limadetik.com via pesan WhattsApps.

Pemuda kelahiran Desa Bilis-bilis itu menilai pentingnya menanamkan semangat dan disiplin menjaga kebersihan lingkungan semata-mata ditujukan untuk memperbaiki pola hidup masyarakat itu sendiri. Terutama berkenaan dengan masalah kesehatan. Sebab, lingkungan yang bersih akan berdampak positif terhadap faktor kesehatan.

“Kalau lingkungan kumuh dan kotor, maka masyarakat pun berpotensi diserang kuman penyakit. Makanya kebersihan itu sangat penting sekali. Bukan hanya kebersihan terhadap fisik manusia, melainkan juga lingkungan tempat tinggal. apalagi ini mengenai keindahan Alun-alun Arjasa yang kita banggakan selama ini,” tuturnya.

Kegiatan bersih-bersih sampah ini juga diakhiri dengan berbagi takjil untuk masyarakat dan buka puasa bersama sebagai penutup ramadhan tahun ini. (Edoz/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here