Pembakaran Obor Menjadi Simbol Porseni Nazhatut Thullab

SAMPANG, Limadetik.com – Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) Nazhatut Thullab (Nata) dilaksanakan kali ini selain sebagai hiburan, juga sebagai sarana untuk mengembangkan bakat dan minat para santriwan dan santriwati dalam hal olahraga dan juga dengan adanya Porseni mengajarkan kepada santriwan/santriwati untuk menjunjung tinggi sportifitas. Jum’at (9/3/2018).

Porseni diselenggarakan untuk menyambut Haul sesepuh Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang Jawa Timur. yang setiap tahunnya digelar pada tanggal 24 Rajab tepatnya tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 10 April 2018 dipondok pesantren Nazhatut Thullab. Porseni ini diikuti oleh semua Santri baik Putra ataupun Putri serta  jajaran Pembina dan pengurus Ponpes Nata.

Upacara Pembukaan Porseni dimulai dari jam 08.00 Wib dan dipimpin langsung oleh Ustadz Agus Husnul Yaqin selaku pembina upacara Porseni, acara dikemas dengan formal dengan berbagai agenda diantaranya pengibaran Sangsaka Merah putih, dilanjutkan pengibaran bendera Porseni serta dilanjutkan dengan pembakaran obor raksasa oleh santri yang berpakaian adat Sakera sebagai simbol terlaksananya Porseni 2018.

Dalam pembukaan Porseni ditandai dengan pelepasan balon oleh pembina upacara yang didampingi oleh jajaran biro 1 ke pondokan dan biro 3 pendidikan yang masing-masing bertugas melepas burung merpati.

Dalam sambutanya, Ustad Agus Khusnul yakin berharap bahwa Porseni dilakukan semata-mata untuk menggali kreasi ataupun kreatifitas santri untuk bisa dikembangkan melalui kegiatan-kegiatan porseni.

“Porseni sebagai wadah dimana kita dapat menyalurkan minat, bakat dan hobi khusunya bagi santriwan/santriwati Nazhatut Thullab dalam lingkup pesantren”. Ucapnya.

Ketua Biro 1 Kepondokan Moh. Sholehoddin mengatakan bahwa kegiatan Porseni dilaksanakan setiap tahun sekali dengan beberapa tujuan yang pertama untuk menyambut haul sesepuh Ponpes Nata, kedua untuk meningkatkan kedekatan emosional antara santri, siswa, baik senior maupun junior, serta guru dan para pengurus dan ketiga untuk memelihara persatuan dan kesatuan diantara santriwan ataupun santriwati dengan para pembina.

“Secara umum manfaat pendidikan pekan Olahraga dan seni bagi santri adalah untuk membentuk potensi diri dan kebersamaan setiap individu dalam melakukan suatu kegiatan yang bersifat positif,” Ungkapnya

Dilain tempat Biro 3 Pendidikan, Syamsul Arifin mengatakan bahwa untuk meningkatkan keterampilannya mutu pendidikan perlu adanya strategi yang tepat selain mutu pembelajaran, salah satunya kegiatan Porseni diharapakan mampu Meningkatkan kebugaran dan prestasi dengan sportivitas yang tinggi, untuk mencetak dan menghasilkan calon penerus bangsa yang berdedikasi tinggi dengan segenap kemampuan.

“Porseni Mengangkat harkat dan martabat santri dan bangsa melalui kegiatan olahraga dan seni guna Mencetak bibit-bibit baru penerus generasi bangsa yang mempunyai dedikasi tinggi dalam ketrampilannya dibidang olahraga dan seni serta Memperkokoh persaudaraan dan rasa saling memiliki diantara santri,” Tegasnya.(Hl/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here