Pembangunan Kantor Disdik Pamekasan Menuai Permasalahan

PAMEKASAN, Limadetik.com – Tiga elemen pemuda dari Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi), Kesatuan Aksi Pemuda Anti Korupsi (Kapak) dan Barisan Mahasiswa Merdeka (BMM) mendatangi kantor Dinas Pendidikan Pamekasan terkait pembangunan kantor tersebut yang sampai saat ini belum selesai.Pada Kamis (8/2/2018) sekira pukul 10.00 Wib.

Iklal, peserta aksi dari Formaasi mengatakan, bahwa aksinya kali ini merupakan aksinya yang kesekian kalinya dalam mengawal pembangunan gedung dinas.

Menurutnya, pembangunan tersebut dianggarkan sebesar Rp. 3,7 milliard. Sesuai data yang dimilikinya seharusnya pembangunan itu sudah selesai, tapi pada kenyataan masih belum sehingga ada suatu keterlambatan dalam pengerjaannya.

“Dalam keterlambatan itu, pelaksana harus membayar denda keterlambatan per hari sebesar Rp. 3,7 juta sesuai dengan perhitungan, namun kenyataannya hanya membayar Rp. 700 ribu, yang jelas ini ada kebocoran,” katanya.

Selain mempermasalahkan pembangunan gedung Dinas, pihaknya juga menanyakan masalah pengadaan buku maupun bosda.

Sementara itu, Kadisdik Pamekasan, Moh. Tarsun menanggapi permasalahan tersebut, pihaknya mengaku sudah melaksanakan semua sudah sesuai dengan aturan yang ada, baik juklak maupun juknisnya.

“Kalau masalah adanya keterlambatan oleh pihak pemborong, denda itu semua sudah ada tim yang menghitung dari Badan Keuangan Daerah, bukan kami yang menghitung. Sedangkan untuk tahap kedua ini sudah proses lelang, diperkirakan tahun ini semua sudah selesai,” pungkas Tarsun. (Hen/Mer/tim).

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here