Pemkab Ogan Komering Ulu Sumsel Akan Segera Meletakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD Ibnu Sutowo

Bupati OKU Drs.H.Kuryana Azizi saat meninjau langsung lokasi pembvangunan RSUD dr Ibnu Sutowo bersama pejabat pemkab lainnya

BATURAJA, Limadetik.com – Sejumlah pekerja sudah memulai aktivitasnya untuk membongkar gedung lama di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), sumsel, Selasa (10/4/2018).

Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berencana membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D dengan jumlah kamar menginap lebih dari 54 buah, dengan bangunan terdiri dari lima (5) lantai.

Lantai pertama diperuntukkan sebagai pollyklinik, lantai 2 sampai 5 adalah ruang perawatan mulai dari kelas III sampai ruang VIP. Sedangkan IGD akan dibangunan dua lantai. Agar rencana tersebut tepat waktu, Bupati OKU H Kuryana Azis menginstruksikan dinas terkait menyiapkan berbagai keperluan yang dibutuhkan.

Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs H kuryana Aziz setelah mengatakan,”Setelah peninjauan lokasi ini mudah mudahan tidak lama lagi kita akan meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Ibnu Sutowo. Mengenai lokasinya kita sudah siapkan lahan RSUD yang lama inilah, semoga semuanya berjalan dengan lancar. Secara teknis sudah siap, bahkan peralatan medisnya sudah ada dan tinggal bangunannya,” katanya.

Dirinya juga menegaskan, dalam pembangunan RSUD, Pemerintah kabupaten OKU telah menggusur dan meratakan lahan rumah sakit yang lama didepan Taman Kota Baturaja.

“Lahan untuk RSUD yang baru sudah sesuai dan nantinya bisa ditambahkan lagi sesuai dengan kebutuhan. Saat ini semua persiapan telah selesai tinggal siapa pemenang tender pengerjaan proyek pembangunan Rumah Sakit dr Ibnu Sutowo nantinya. Insya Allah pembangunan fisik sudah dapat dimulai paling lambat tahun ini juga,” harapnya.

Masih kata Bupati Kuryana Aziz,”Tentunya Untuk mengalokasikan anggaran tinggal pemantapan TAPD (Tim Anggaran Pendapatan Daerah). Termasuk nantinya masalah teknisnya, ujarnya.

Berdasarkan konstruksi fisik dan operasionalnya, RSUD Ibnu Sutowo dibangun dengan model tipe D. Operasionalnya secara bertahap akan ditingkatkan sambil menyiapkan sarana prasarana yang ada.

Sementara itu terkait dari sisi pembiayaan kata bupati sudah mengambil langkah meminjam ke PT SMI, bukan nama Menteri Keuangan saat ini Sri Mulyani Indrawati. SMI yang dimaksud Sarana Mandiri Infrastruktur. Karena PT SMI bisa melakukan pembiayaan pembangunan rumah sakit, jalan, dermaga dan pelabuhan.

“Untuk pembiayaan kita sudah pinjam ke PT.SMI yang saya maksud PT.SMI itu bukan meteri Sri Mulayni Indrawati ya.?,” ujar Bupati sambil tertawa ini bercanda mas sapanya ke awak media.

“Bahkan bunganya sangat kecil, hanya 2% saja. PT SMI sudah menyiapkan dana sampai Rp 400 miliar, tinggal dimantapkan TAPD mengalokasikan anggaran itu. Sedangkan untuk peralatan medisnya kita sudah ada dari Kementrian Kesehatan bahkan kalau kurang bisa ditambah, berhubung bangunannya belum ada, maka barang tersebut kita tolak dulu, tunggu bangunannya selasai,” ungkapnya.

Untuk lokasi RSUD sudah sesuai rencana awal dan memastikan lokasi yang ditinjau sudah final. Mengenai jalan yang kita tutup ini, nantinya akan menjadi lahan parkir kendaraan umum lainnya. saat awak media menanyakan apakah pemindahan alih fungsi jalan perlu ada perdanya ? dijawab orang nomor satu di Bumi Sebimbing Sekundang  “bahwa jalan yang akan kita alih fungsikan adalah jalan kabupaten,” jawabnya tegas.

“Jadi tergantung Pemkab OKU yang memanfaatkannya. Beda  kalau yang kita gunakan jalan provinsi atau jalan negara, tentu kita harus izin dulu kepada yang punya,” pungkasnya. (fikri/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here