SUMENEP, Limadetik.com – Forum Honorer Kategori Dua (FHK-2) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sejak Jum’at (2/2/2018) melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan beban keluarga Ahmad Budi Cahyanto (sebelumnya ditulis Cahyono).

Baca: Siswa Taufiqurrahman Sumenep Gelar Shalat Gaib untuk Guru Budi

“Hingga hari ini kami berhasil mengumpulkan dana mencapai Rp 6.9 juta,” kata Ketua FHK- 2 Sumenep Abd Rahman,” Senin (5/2/2018).

Penggalangan dana yang dilakukan ini, sambung Rahman, masih terbuka bagi masyarakat yang ingin berbagi untuk membantu leluarga Guru GTT (Honorer) Desa/Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang yang diduga meninggal dunia akibat dianiaya muridnya.

Baca: Guru di Sumenep Kecam Penganiayaan yang Menyebabkan Seorang Guru Meninggal Dunia

Menurutnya, dana yang hampir mencapai Rp 7 jut merupakan hasil pemberian donatur tetap dan masyarakat Sumenep. Setiap donatur ada yang menyumbang Rp 20 ribu hingga ratusan ribu. Sementara masyarakat ada yang Rp 2 ribu hingga puluhan ribu.

Kata Rahman, peristiwa itu sangat mengharukan bagi semua guru di Sumenep. Apalagi honor yang diterima Budi setiap bulan jauh dari upah minimum kabupaten (UMK).

“Peristiwa ini baru yang pertama di Madura, kedepan peristiwa serupa semoga tidak terulang kembali,” ucapnya dengan nada sedih.

Oleh sebab itu, pihaknya berpesan kedepan pendidik maupun pengelola sekolah untuk menanamkan akhlak dan budi pekerti yang baik sejak dini. “Salah satunya dengan cara penguatan ajaran agama dan peran BK disekolah untuk dioptimalkan,” tegasnya.

Sementara hasil penggalangan dana itu direncanakan akan dibetikan kepada keluarga Ahmad Budi Cahyanto dalam waktu dekat ini. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here