Pilkada Serentak, Presiden Jokowi : Jangan Sampai Saling Mencela

Red: Rudy

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

JAKARTA, Limadetik.com – Di tahun politik ini, sebanyak 171 daerah di seluruh Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengingatkan masyarakat agar menjaga persatuan antar masyarakat meskipun memiliki perbedaan pandangan politik.

Enggak boleh. Antar tetangga menjadi tidak bicara, tidak boleh. Antar kampung menjadi terbelah, juga tidak boleh,” kata Presiden saat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Kupang, NTT.

Dengan demikian, menurut Jokowi, demokrasi di Indonesia dapat dijalankan dengan baik, yakni dengan mempersilakan adanya perbedaan pandangan politik baik tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi. Jangan sampai kita memelihara kebencian ataumencela satu dengan yang lain, saling menjelekkan satu dengan yang lain.

“Kita tidak menyadari bahwa kita semuanya adalah saudara setanah air. Hanya gara-gara pilihan politik menjadi terpecah, terbelah, tidak boleh,” tegas Jokowi, dikutip dari siaran resmi Istana.

Presiden yakin, masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan memelihara persatuan memasuki tahapan-tahapan pilkada serentak ini. Hal ini, kata dia, menunjukan adanya kedewasaan dan kematangan berpolitik di Indonesia.

Persatuan antar masyarakat, sambungnya, diperlukan untuk menghadapi berbagai persoalan dan tantangan di masa mendatang. Salah satunya yakni terjadinya berbagai perubahan yang semakin cepat di dunia sehingga dibutuhkan daya saing yang lebih kuat.

“Kita harus bersatu karena kita tengah bersiap menyambut masa depan. Tantangan kita semakin besar. Sekarang Indonesia menyambut berbagai perubahan yang sedang terjadi di dunia. Perubahan sekarang sangat cepat sekali,” ucap Presiden. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here