Proyek DD/ADD 2017 Desa Taman Sari Diduga Mangkrak, LSM Laporkan Ke Kejari Situbondo

Saat Lsm Lira (Lumbung Informasi Rakyat) melaporkan dugaan Proyek ADD/DD Tahun 2017 Mangkrak Ke Kejari Situbondo (Foto: Aka)

SITUBONDO, Limadetik.com – Polemik tidak selesainya SPJ DD/ADD Tahun 2017, diberitakan sebelumnya dari 132 desa yang tersebar ada 62 Desa se-Kabupaten sampai batas waktu yang ditentukan Rabu, (10/01/2018) tidak menyelesaikan Surat Pertanggungjawaban.

Baca juga: 62 Kades di SitubondoTerancam Dicopot Dari Jabatan Terkait SPJ DD-ADD Belum Kelar

Hal ini berbuntut panjang dugaan proyek Desa Taman Sari, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo Tahun 2017 mangkrak membuat geram LSM Lira (Lumbung Aspirasi Rakyat) Situbondo.

Penggunaan Dana Desa erat kaitannya dengan pengelolaan yang tepat dan transparan, sesuai dengan kebutuhan Desa, baik infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat, namun nampaknya banyak diantara Kepala Desa dan perangkatnya di Kabupaten Situbobdo tidak memperhatikan hal tersebut.

LSM Lira Situbondo, Didik Maharani mengatakan, “Tentang tidak transparannya pengelolaan Dana Desa hingga indikasi Mark up anggaran banyak terjadi di Kabupaten Situbondo pada tahun anggaran 2017”. Kamis, (19/01/2018).

Masih banyaknya masalah terkait pengunaan Dana Desa, Ketua LSM LIRA Situbondo angkat bicara dan akan kirimkan surat somasi kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo, “Ini sebagai bentuk komitmen kami memberantas korupsi. Yang mana proyek yang di anggarkan Rp 60 juta rupiah tahun 2017 dengan kegiatan rabat beton dan tangkis jalan diduga mangkrak”.

Dia menambahkan Didik, “Jika diperlukan LIRA akan laksanakan aksi demo (turun jalan) untuk mendesak laporan yang sudah kami layangkan”. (aka/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here