Putin Minta Maaf Tak Bisa Lindungi Atletnya dari Tekanan Asing

MOSKOW, Limadetik.com – Presiden Rusia Vladimir Putin meminta atlet Olimpiade Rusia untuk memaafkan pihak berwenang karena gagal melindungi mereka dari tekanan pihak luar.

“Maafkan kami karena gagal melindungi Anda dari serangan tersebut,” kata Putin dalam sebuah pertemuan dengan para peserta Olimpiade PyeongChang pada hari Rabu (31/01) sebagaimana dikutip TASS.

Ia menekankan jika semua orang mengerti dengan baik bahwa harga kemenangan di tingkatan teratas olahraga sangatlah tinggi.

“Nilainya dua kali lipat, apalagi, ketika olahraga dicampur dengan beberapa peristiwa dan faktor asing, dengan keadaan yang mudah berubah, dengan politik atau lainnya,” kata Putin. “Dan itu menjadi tiga kali lipat di sebuah negara, dalam kasus khusus ini, negara kita, ketika dalam hubungan dengan hal ini, terbentuk sikap publik yang campur aduk dan memunculkan pendapat yang sangat berbeda, (bahkan) terkadang saling bertentangan mengenai bagaimana hal tersebut disuarakan.”

“Ini menciptakan kondisi yang paling buruk untuk mencapai keberhasilan,” kata Putin.

Putin menyeru para atlit untuk menyingkirkan semua keraguan dan berjanji bahwa Rusia akan selalu berusaha dan mendukung “gagasan olahraga murni dalam segala hal,” bersih dari faktor-faktor doping yang tidak masuk akal dan faktor sementara lainnya.

Putin mengatakan bahwa seluruh bangsa sangat emosional dalam menyikapi penderitaan para atlet yang tidak bisa ikut bersaing di Olimpiade ini.

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk mendukung mereka,” katanya.

Putin meminta para atlet Olimpiade “untuk melupakan apa yang terjadi saat persiapan Olimpiade kemarin dan fokus terhadap pertandingan.

Sebanyak 169 atlet Rusia telah disetujui untuk ambil bagian dalam Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang di Korea Selatan bulan depan di bawah bendera netral, dan bukan resmi dari perwakilan negara.

Keputusan itu diambil setelah Rusia dilarang menghadiri Olimpiade Musim Dingin itu karena ada tuduhan tuduhan doping yang disponsori negara pada Olimpiade 2014 di Sochi.

Namun, Komite Olimpiade Internasional mengatakan atlet yang membuktikan mereka bersih bisa bersaing di Korea Selatan sebagai Atlet Olimpiade dari Rusia.

(ARN/SWD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here