BANJARMASIN, Limadetik.com – Heri Prasetyo alias Gendut (35) menjalani sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Selasa (7/8). Warga Jalan Pramuka Rahayu Pembina IV, Kelurahan Sungai Lulut Banjarmasin Timur ini ditetapkan sebagai terdakwa dalam kasus pencurian satu unit telepon seluler milik Mahasiswi IAIN Antasari Banjarmasin.

 

Seperti terlihat dalam persidangan, satu orang saksi yang dihadirkan oleh JPU Mashuri, SH adalah saksi dari kepolisian Mahbub Rosadi.

 

Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Purjana, SH, MH, saksi Mahbub menceritakan bahwa kejadian itu bermula saat terdakwa Gendut berjalan-jalan diseputaran kota Banjarmasin dengan mengendarai sepeda motor Satria F miliknya pada Mei 2018 lalu.

 

Saat melintas di jalan cengkeh, Kelurahan Kebun Bunga, Banjarmasin Timur, terdakwa Gendut melihat seorang mahasiwi yang sedang berjalan kaki seorang diri dari rumah kostnya menuju kampus IAIN Antasari sambil memegang telepon genggam.

 

“Melihat kemerlap HP itu kemudian timbul niat jahat terdakwa untuk menguasainya,” ujar saksi Mahbub.

 

Anggota kepolisian dari Polsek Banjarmasin Timur itu melanjutkan, Merasa posisinya menguntungkan karena kondisi lalu lintas agak sepi, terdakwa Gendut kemudian berusaha memepet korban. Saat tepat berada di belakang korban, terdakwa Gendut dengan secepat kilat menyambar telepon seluler dari genggaman tangan kanan Mahasiswi semester IV tersebut.

 

“Saat menjalankan aksinya, terdakwa menggunakan helem teropong agar wajahnya tidak mudah dikenali oleh calon korban,” ungkap Mahbub.

 

Usai mendengarkan keterangan saksi, Dihadapan Majlis Hakim, terdakwa gendut menyampaikan kekhilafannya. “Saya Khilaf yang mulia,” ucapnya lirih.

 

Atas perbuatannya, Gendut kini diancam pidana dalam Pasal 362 KUHP. (edoz/rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here