Ribuan Masyarakat Situbondo Panjatkan Doa dan Dukungan Atas Gugurnya Anggota Polri

Bentuk dukungan ribuan masyarakat Kabulaten Situbondo dengan membubuhkan tanda tangan (Foto: Aka)

SITUBONDO, Limadetik.com – 6 (enam) Anggota Polri Gugur, Ribuan Masyarakat Situbondo Panjatkan Doa dan Dukungan Melalui Tanda Tangan. Minggu, (13/05/2015).

Ribuan masyarakat padati lokasi Car Free Day (CFD) di Alun-Lun Situbondo memberikan tanda tangan sebagai bentuk dukungan, kepedulian dan ungkapan bela sungkawa atas meninggalnya 5 prajurit Polri pada insiden di Mako Brimob beberapa waktu lalu.

Bentangan banner atau spanduk sepanjang 10 meter tinggi sekitar 1,5 meter yang ditempatkan di area Car Free Day mendapat respon positif masyarakat yang prihatin kepada korban anggota Polri dengan membubuhkan tanda tangannya. Yang tertoreh dalam spanduk dalam bentuk tulisan dan tanda tangan diantaranya ;

  • “Kami mendukung Polri berantas teroris“
  • “Bersama Polri Lawan Teroris“
  • “Teroris mengancam, kita harus lawan“

Dan masih banyak lagi kata-kata yang ditorehkan masyarakat Situbondo khususnya.

Salah satu warga Mangaran, Pak Agus mengatakan, “Turut prihatin dan berduka cita sekaligus bangga kepada Kepolisian karena terus berjuang menjaga keamanan khsususnya terhadap ancaman terorisme walaupun ada korban 6 anggota Polri. Namun masyarakat berharap Polri tetap semangat untuk menindak tegas setiap pelaku terorisme”.

Sementara itu, Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, S.H., S.I.K, M.H. mengungkapkan, “Rasa terima kasih kepada ribuan masyarakat yang memberikan dukungan, ungkpan bela sungkawa kepada Polri  khususnya anggota yang menjadi korban”.

AKBP Awan Hariono menambahkan, “Saya pribadi dan institusi Polri mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada Polri, dukungan dari masyarakat adalah dorongan semangat untuk terus melawan terorisme“.

Dalam spanduk tersebut terpampang foto 6 anggota Polri yang gugur dan juga tersemat tagar #dukakamipahlawan dan #Kamitidaktakutteror.

Pada kesempatan yang sama, Kasubbag Humas Iptu Nanang Priambodo, S.Sos juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak menyebarkan foto atau video terkait kejadian di rutan Brimob.

“Share foto kejadian atau korban adalah tujuan para teroris untuk memprovokasi melalui media social. Sekali lagi Teroris itu bukan Islam jangan terprovokasi“, tegas Iptu Nanang. (aka/rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here