Seleksi Calon Anggota Bawaslu Sumenep Manuai Protes

SUMENEP, Limadetik.com – Hasil Seleksi Administrasi Calon Anggota Badan Pengawasa Pemilu (Bawaslu) Kabupaten/ Kota se Perivinsi Jawa Timur menuai protes. Salah satunya berasal dari pendaftar yang berasal dari Kabupaten Sumenep, atas nama Kurniadi. Pria yang dikenal sebagai pengacara tersebut mengaku keberatan dengan Keputusan Hasil Seleksi Administrasi bernomor: 003/Jl/TIMSEL-KABKOTA/VII/2018, tanggal 11 Juli 2018, lantaran dirinya tidak lolos seleksi meski sudah memenuhi persyaratan.

“Kami tidak lulus, padahal secara fisik, semua dokumen kelengkapan persyaratana sudah dipenuhi. Kemudian secara substansi, kami juga telah memenuhi syarat administrasi, mencakup usia, pendidikan, pengalaman, dan, tempat tinggal berada di wilayah yurisdiksi Bawaslu Sumenep,” terang Kurniadi dengan nada kesal, Kamis (12/7/2018).

Kurniadi mengatakan,menurut informasi dirinya tidak lolos karena tidak melampirkan Sertifikat pengalaman sebagai Penyelenggara Pemilu. Namun disitu terkesan aneh. Sebab, Sertifikat Pengalaman bukan merupakan Syarat Administrasi, melainkan  Syarat Kompetensi. Hal ini dibuktikan dengan check list penerimaan berkas pendaftaran yang di dalamnya tidak ada kolom sertifikat pengalaman, atau sebutan lainnya.

“Bilamana Sertifikat Pengalaman itu syarat administrasi, seharusnya dicantumkan dalam daftar penerimaan berkas pendaftaran,” ucapnya.

Sehingga, jika dirinya dan pendaftar lain tidak lolos administrasi karena tidak melampirkan Sertifikat Pengalaman, padahal diketahui itu bukan syarat administrasi. Maka Timsel melalui keputusannya telah melanggar ketentuan hukum dan bertentangan dengan asas-asas umum Penyelenggaraan Pemerintahan yang Baik (AAUPB).

Lebih jauh, Kurniadi mengatakan, persyaratan administrasi itu bersifat limitatif sebagaimana ditentukan UU, antara lain KTP, KK, Ijasah, Foto Berwarna, Surat Keterangan Sehat Jasmani & Rohani, Surat Keterangan Tidak Pernah Dipidana, yang diterbitkan oleh Pengadilan Negeri, san Surat Pernyataan yang isinya sebagaimana dimaksud dalam undang-undang.

“Kesemuanya itu merupakan dokumen persyaratan administrasi, dan dokumen dimaksud sudah saya penuhi, maka  sepanjang mengenai kelengkapan administrasi, sudah sepatutnya saya lolos tes administrasi,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jatim, Moh. Amin saat dikonfirmasi mengaku tidak punya wawenang memberikan jawaban lantaran urusan seleksi bukan lagi wewenangnya. “Langsung ke timsel via email yang ada di pengumuman, maaf ini wewenang timsel,” katanya singkat. (hoki/rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here