Simpan Narkoba, Dua Warga Sumenep Ditangkap Polisi

SUMENEP, Limadetik.com – Peredaran narkoba di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur masih saja terjadi. Kali ini Polres Sumenep menangkap Rusdi (28), warga Dusun Bunpenang, Desa Bunpenang, Kecamatan Dungkek. Dia sempat melarikan diri setelah dilakukan penggerebekan oleh polisi.

Kasubag Humas Polres Sumenep, Iptu Joni Wahyudi menjelaskan, tersangka dilakukan penangkapan karena diketahui memiliki narkoba.

“Penggerebekan dilakukan berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka Nurmanjani (39), warga Dusun Laok Lorong, Desa Bunpenang. Tersangka diamankan saat berada di jalan simpang tiga tepatnya di depan warung, Desa Longos Kecamatan Gapura dalam kasus yang sama,” terangnya, Jum’at (6/7/2018).

Menurutnya, saat itu Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 1,02 gram. Barang bukti itu dibungkus dengan bungkus rokok merk Sampoerna mild yang diletakan di sampingnya.

“Setelah diinterogasi Nurmanjani mengakui jika barang itu miliknya. Dia mengaku mendapatkan dari Rusdi,” beber Joni.

Setelah itu petugas langsung bergerak menuju rumah Rusdi. Sesampainya di rumah Rusdi, petugas langsung melakukan penggerebekan. Namun, Rusdi berhasil melarikan diri. Kemudian petugas melakukan pengejaran dan berhasil menangkap di tegalan yang tak jauh dari rumah terlapor.

“Dari Rusdi, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa satu poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,30 gram. Saat itu barang bukti ditemukan didalam songkok merk Aswaja warna hitam yang dikenakakannya,” ucapnya.

Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti berupa sobekan tisu warna putih sebagai bungkus sabu, satu buah Hp merk Samsung warna hitam, satu buah songkok merk Aswaja warna hitam sebagai tempat menyimpan sabu, uang pecahan sebesar Rp 800 ribu.

Sementara dari Nurmanjani petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu buah Hp merk Bellphone warna merah kombinasi hitam, satu buah rokok merk Sampoerna Mild warna putih sebagai tempat menyimpan sabu dan satu unit sepeda motor merk Honda Beat dengan nomor polisi M-5269-WC warna hitam kombinasi orange.

Setelah dilakukan proses penyelidikan, kedunya ditetapkan sebagai tersangka. Karena berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik menganggap cukup bukti untuk selanjutnya dapat dinaikkan ke Penuntutan.

“Kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) subs. Pasal 112 ayat (1) Jo. Pasal 132  Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentangg Narkotika,” tukasnya. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here