Stok Terbatas, Harga Beras di Sumenep Terus Naik

ilustrasi

SUMENEP, Limadetik.com – Harga beras di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur selama dua pekan terakhir terus merangkak naik.

Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, pekan lalu harga beras jenis IR 64 Rp 11 ribu per kilogram, saat ini naik menjadi Rp 12 ribu.

“Begitu juha beras jenis IR desa dari sebelumnya Rp 11 ribu per kilogram menjadi Rp 11.500 per kilogram,” kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sumenep, Sukaris, Senin (22/1/2018).

Naiknya harga beras itu diduga disebabkan karena ketersediaan stok di kabupaten paling ujung timur Pulau Madura ini relatif terbatas, karena petani saat ini masih musim tanam. Baru sekitar akhir Pemburuari petani mulai panen padi.

Menurutnya, tidak hanya beras yang terus naik harganya. Harga tomat juga mengalami kenaikan, dari sebelumnya hanya Rp 6 ribu menjadi Rp 9 ribu.

Ada juga komuditas yang harganya turun, seperti daging sapi, dari Rp120 ribu per kg, menjadi Rp 110 ribu. Daging ayam broiler semula Rp 37 ribu menjadi Rp 35 ribu per kg, bawang merah semula Rp 16 ribu menjadi Rp15 ribu per kg dan bawang putih semula Rp 18 ribu menjadi Rp 17 ribu per kg.

Sedangkan komoditas lainnya terpantau stabil, seperti gula pasir dalam negeri Rp 11 ribu per kg, minyak goreng curah Rp 12 ribu per kg, daging ayam kampung Rp 75 ribu, telur ayam petelur Rp22 ribu, telur ayam kampung Rp38.400 per kg.

Begitu pun juga cabai merah besar Rp 35 ribu per kg, cabai kecil biasa Rp 30 ribu, mentega curah Rp 21 ribu, kubis Rp 6 ribu per kg, kentang Rp 15 ribu, wortel Rp 15 ribu, bunciz Rp 10 ribu, dan kelapa Rp 4 ribu per buah. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here