Syafrawi Nilai Pimpinan DPRD Sumenep Memaksakan Diri Lantik Ahmad

SUMENEP, Limadetik.com – Kuasa hukum Iskandar, Syafrawi menilai Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, mengabaikan keputusan mahkamah konstitusi (MK) Republik Indonesia.

Pasalnya, pimpinan dewan tetap melantik H Iskandar sebagai anggota DPRD pergantian antar waktu (PAW) dari partai Amanat Nasional (PAN) yang sebelumnya dijabat oleh H Iskandar.

“Pimpinan dewan terkesan memaksakan diri melantik PAW. Mereka tidak menyadari jika kleyen kami menjadi anggota DPRD bukan semata hasil pemilihan (pileg),” katanya, Rabu (14/2/2018).

Tetapi sambung Syafrawi, klayennya dilantik berdasarkan keputusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) nomor :11-08-16/PHPU-DPR-DPRD/XII/2014. Dalam putusanya mengabulkan permohonan pemohon perseorangan atas nama Iskandar Dapil V.

Adanya putusan itu membatalkan keputusan KPU Nomor : 441/Kpts/KPU/tahun 2014 tentang penetapan hasil Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota secara nasional bertanggal 9 Mei 2014, di Dapil V mengenai perolehan suara calon PAN nomor urut 1 atas nama Iskandar sebanyak 4.005 dan nomor urut 6 atas nama Ahmad sebanyak 4.003 suara.

“Pimpinan dewan terkesan tidak paham hukum, dan memaksakan diri untuk melaksanakan PAW,” tegasnya.

Apalagi kata Syafrawi, pasca Mahkamah Agung (MA) memutuskan niet ontvankelijke verklaard (NO) atas kasasi yang diajukan oleh Iskandar, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) kembali menggugat ke Pengadilan Negeri (PN) setempat. Gugata itu disampaikan oleh Iskandar ke PN Sumenep melalui kuasa hukumnya Syafrawi SH & Pathner, dengan nomor registrasi 01/Pdt.G/2018/PN.Smp.

“Kalau politik mengintervensi hukum, ini bahaya. Bisa hancur negara kita ini,” tukasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Sumenep, A. Hanafi mempersilahkan pihak yang tidak puas menempuj jalur hukum. Sebab, pihaknya berkeyakinan keputusannya adalah benar.

“Kalau ada pihak yang tidak puas, Kami mempersilahkan untuk menempuh upaya hukum, apabila mikanisme menyalahi prosedur di DPRD,” tukasnya. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here