Wakil Ketua DPR-RI Taufik Kurniawan Mundur dari Tim Prabowo-Sandi Pasca Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan (sumber foto google)

JAKARTA, Limadetik.com — Pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wakil Ketua DPR-RI sekaligus politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan memundurkan diri dari Tim pemenangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno. Hal itu dikatakan Sekjen PAN Eddy Soeparno.

Mundurnya Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena ingin fokus sama kasususnya.

“Taufik ingin fokus terhadap kasus yang menimpanya terlebih dahulu, jadi beliau sudah ingin fokus menangani kasus hukumnya sehingga beliau sudah mundur dari BPN,” ujar Eddy di GOR Soemantri, Kuningan, Minggu (4/11/2018) seperti dilansir dari Kompas.com.

Menurut Eddy, Taufik sudah mundur sejak pekan lalu. Namun, pernyataan mundur itu baru disampaikan secara lisan. BPN Prabowo-Sandiaga memaklumi keputusan itu. “Sejak seminggu yang lalu pak Taufik mundur dari BPN Prabowo-Sandi, dan sudah disampaikan secara lisan. Jadi kita sudah maklumi itu. Kita tak perlu berkutat pada formal, tapi beliau sudah sampaikan (untuk mundur) dan kita terima apa yang disampaikan,” imbuh Eddy.

Adapun sebagai salah satu partai pengusung, PAN mengusulkan Taufik menjadi Wakil Ketua Dewan Pakar dalam struktur BPN. Namun, karena  Taufik ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia sudah ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Jumat (2/11/2018). Taufik ditahan selama 20 hari pertama di rutan cabang KPK di Kantor KPK Kavling C-1.

Selain itu, Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) juga menonaktifkan Taufik dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum PAN. (red)

 

Sumber : Kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here