Warga Kepulauan Sumenep Adukan Persoalan Pendidikan ke DPKS

SUMENEP, Limadetik.com – Sejumlah pemuda Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mendatangi kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS), Selasa (13/2/2018).

Anggota DPRS Sumenep, Badrul Rosy mengungkapkan, kedatangan mereka sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan di wilayah kepulauan. Sebab mereka mengadukan banyak persoalan carut marut dunia pendidikan.

“Diantaranya mereka mengadukan banyaknya guru yang tidak aktif dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik. Meskipun berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sering tidak masuk kerja. Termasuk juga tentang kedisiplinan guru PNS,” terangnya.

Tidak hanya itu, mereka juga mengadukan adanya dugaan jual beli siswa dikala tahun ajaran baru. Berdasarkan pengaduan dari warga kata Badrul, banyak siswa yang seakan dipaksa untuk menempuh pendidikan di sekolah tertentu.

“Ada juga soal KBM (kegiatan belajar mengajar) disetiap sekolah yang tidak punya target. Akibatnya output-nya juga tidak jelas,” ucapnya.

Mereka juga mengadukan adanya dugaan monopoli bantuan. Saat ini banyak bantuan yang dikucurkan pemerintah tidak tepat sasaran. Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti laporan warga.

“Kalau benar ada guru PNS sering tidak masuk, itu sangat fatal. Bisa disanksi menggunakan UU ASN (Aparatur Sipil Negara),” tukasnya. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here