Yaman Berduka Atas Wafatnya Habib Salim Assyatiri

TARIM, Limadetik.com – Innalillahi wa innailaihi rajiuun Selamat jalan Al-Imam Al-Faqih Al-Arif Billah Habib Salim bin ‘Abdullah bin ‘Umar asy-Syathiri,kepergian Almarhum menghadap sang kholik menjadi duka bagi badramaut karena kehilangan salah satu ulama besarnya,Beliau wafat pada Sabtu, (17/2/2018), dalam usia 80 tahun. Habib Salim dilahirkan di Kota Tarim, Hadhramaut pada tahun 1359H.

Habib Salim merupakan salah satu habib dan ulama besar yang pantas menjadi panutan bagi umat Islam. Ulama yang mempunyai andil besar dalam mendidik dan mencetak para alim-ulama di Indonesia itu telah menghabiskan hidupnya dalam kegiatan dakwah melalui berbagai majelis. Dakwah-dakwahnya pun telah menyadarkan umat untuk kembali ke jalan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Almarhum selalu berpesan kepada murid-muridnya, khususnya dari Indoneisa untuk menuntut ilmu dan menyebarluaskannya dalam dakwah fisabilillah. Beliau telah banyak memberikan penyadaran kepada umat Islam tentang pentingnya mencontoh akhlaq Rasulullah SAW.

Beliau dikenal memiliki keikhlasan yang tinggi, akhlak yang mulia serta sentiasa menjaga sunnah Nabi SAW. Dakwah dan menyebarkan ilmu tidak menghalang dirinya untuk memperbanyak ibadah-ibadah khususiyyah seperti shalat-shalat sunnah.

Habib Salim mengabdikan dirinya dengan mengasuh Rubath Tarim yang mempunyai sekitar 500 orang santri dari berbagai negara termasuk Indonesia. Selain itu, beliau tetap melakukan rehlah (red; perjalanan) dakwah ke berbagai pelosok dunia Islam dan beberapa kali berkunjung ke Indonesia.

Mudah-mudahan Allah mengangkat kedudukannya disisi Allah SWT dan menempatkan beliau bersama kakeknya Rasulullah SAW. Selamat jalan “Sulthanul Ilmi” menuju kekasihmu (LD/ARN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here