https://limadetik.com/

MDMC Pamekasan Bangun Kerjasama Lintas Sektor dalam Percepatan Penanganan Covid-19 dengan Model Pentahelix

  • Bagikan
MDMC Pamekasan Bangun Kerjasama Lintas Sektor dalam Percepatan Penanganan Covid-19 dengan Model Pentahelix
FOTO: Kegiatan MDMC Pamekasan

PAMEKASAN, Limadetik.com – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pamekasan mengadakan kegiatan program Usaha Berubah Perilaku Hadapi Covid-19 (UBAH) yang bertajuk, “Lokarya Kajian Resiko dan Kebijakan Penanganan Pandemi Covid-19 Pada Sektor Pendidikan untuk Pemangku Kepentingan di Kabupaten Pamekasan”.

Kegiatan MDMC Pamwkasan tersebut dihadiri sebanyak 30 peserta dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang bertempat di Dinas Kesehatan Jl. Stadion 140 Kabupaten Pamekasan, Madura, Provinsi Jawa Timur. Jum’at, (31/12/2021) kemarin.

limadetik branding

Hadir di acara yang digelar MDMC Pamekasan dari unsur kepemerintahan, Dinas Kesehatan, Satgas Covid-19, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD), dan Kementerian Agama RI Kabupaten Pamekasan sebagai leading sektor penanganan Covid-19.

Selain itu dihadiri unsur Kelembagaan Pengelola Pendidikan seperti Dikdsmen Muhammadiyah, Aisyiyah, LP Ma’arif NU, YPLP PGRI, Yayasan Santo Thomas Katolik, Pengelola Pendidikan Inklusi, Organisasi Kemasyarakatan dan Organisasi Kepemudaan (OKP), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), serta LK3P Universitas Madura.

Program UBAH MDMC tersebut menghasilkan kolaborasi dan koordinasi dengan kesepakatan model pentahelix dimana unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu menghadapi Covid-19 khususnya di sektor pendidikan.

Hasil koordinasi dan kolaborasi lintas sektor itu menjadi rekomendasi dalam kegiatan Table Top Exercise (TTX) untuk guru dan tenaga kependidikan dalam program UBAH MDMC area Pamekasan kerjasama kesiagaan dan Australian Goverment yang dilaksankan pada tanggal 30-31 Desember 2021 kemarin.

Hendri Masduki selaku Ketua MDMC sekaligus manajer UBAH area Pamekasan mengatakan bahwa kolaborasi dan koordinasi dengan model pentahelix bertujuan untuk mencapai kesepakatan antar pemangku kepentingan guna bersama-sama mengawal percepatan penanganan Covid-19.

“Khususnya di sektor pendidikan agar sekolah- sekolah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka penuh dan tidak lagi dengan pembelajaran tatap muka terbatas,” tandasnya di acara MDMC Pamekasan.

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan