https://limadetik.com/

Bupati Achmad Fauzi di Jakarta, Aliansi BEM Gelar Ujuk Rasa di Pemkab Sumenep

  • Bagikan
Bupati Achmad Fauzi ke Jakarta, Aliansi BEM Gelar Ujuk Rasa di Pemkab Sumenep
FOTO: Aliansi BEM Sumenep saat lakukan aksi di depan kantor Pemkab Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Bupati Achmad Fauzi sedang ada tugas kerja ke Jakarta, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) gelar aksi unjuk rasa di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur.

Aksi unjuk rasa yang digelar aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep tersebut masih dengan tuntutan yang sama dengan peserta aksi yang digelar aktivis PMII dua hari sebelumnya yakni menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk segera menurunkan angka kemiskinan yang selama ini masih tinggi.

limadetik branding

Namun sayangnya, aksi unjuk rasa BEM kali ini harus menerima rasa kekecewaan lantaran harapan mereka untuk bisa ditemui Bupati Sumenep.Achmad Fauzi tidak bisa teruwujud, dikarenakan, Bupati saat ini sedang berada di Ibu Kota Jakarta untuk menghaduri rapat.

Dalam orasinya, Korlap aksi aliansi BEM Sumenep, Hayat dengan lantang menyuarakan, bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep hingga saat ini masih diangka yang paling parah.

“Kita bisa bayangkan, kemana pemerintah kita saat ini, kenapa hingga saat ini angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep masih sangat tinggi. Bahkan bisa dibilang semakin bertambah” katanya, Rabu (3/11/2021).

Selain itu, pihaknya juga menyoroti terkait tingginya angka pengangguran dan keberadaan investor yang masuk ke Kabupaten Sumenep tidak berdampak positif pada perkembangan ekononi masyarakat miskin.

“Kesenjangan yang dirasakan masyarakat sumenep saat ini sungguh sangat namapak. Bisa dibayangkan dengan kehadiran investor di Kota Keris ini bukan justru bisa mengurangi angka pengangguran. Namun malah sebaliknya, itu semua karena investor yang masuk telah banyak mengambil atau membeli lahan pertanian produktif milik petani” tandasnya.

Ole karenannya, para peserta aksi dari aliansi BEM Sumenep ini, meminta dengan tegas agar pemerintah benar-benar memperhatikan nasib rakyatnya. Bukan malah membela investor.

“Bisa kita bayangkan, bagaimana lahan-lahan masayarakat baik itu pertanian maupun tambak udang semuanya sudah dikuasai para investor. Itu sebabnya kami turun jalan meminta ketegasan pemerintah daerah agar benar-benar selektif dalam memilih investor yang masuk. Jangan sampai kehadiran investor ini justru membuat masyarakat kehilangan lapangan kerjanya” ungkapnya.

Hingga aksi unjuk rasa selesai, para massa aksi aliansi BEM Sumenep ini hanya bisa ditemui oleh Asisten 1 Setda Kabupaten Sumenep, H.Achmad Masuni. Saat mendatangi massa aksi.

Masuni berjanji akan menyampaikan aspirasi para aliansi BEM Sumenep ini kepada Bupatuti Achmas Fauzi.

“Untuk adik-adik BEM semuanya, mohon maaf pada hari ini bapak Bupati sedang berada di Jakarta untuk mengikuti rapat, beliau (Bupati) bersama pak Sekda dan sejumlah Kepala OPD juga ikut. Jadi ini nanti akan saya sampaikan secara langsung ketika Bupati datang” katanya saat menemui massa aksi.

Selain itu, Masuni juga menyampaikan terkait dengan tuntutan aliansi BEM dengan angka kemiskinan pihaknya dengan mengatakan sudah masuk dalam program perioritas Bupati Sumenep bersama Guberbur Jatim dan seluruh Pemerintah di Kabupaten Sumenep.

“Kalau soal angka kemiskinan ini, tentu Pemerintah Sumenenep dan Pemerintah Provisi sudah memasukkannya dalam program perioritas. Jadi Bapak Bupati sangat mendukung dengan program pengentasan kemiskinan bersama sama pula dengan seluruh pejabat yang ada” tukasnya.

Setelah itu, massa aksi dari aliansi BEM Sumenep ini membubarkan diri dengan tertib. Dan selama mereka orasi, pihak Kepolisian telah melakukan penjagaan secara ketat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan