https://limadetik.com/

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Kepala Kamenag Sumenep: Jangan Korupsi Harus Jujur

  • Bagikan
IMG20200706090941 scaled

SUMENEP, Limadetik.com — Tepat satu tahun masa kepemimpinan Kepala Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia (Kamenag RI) Kabupaten Sumenep, Drs.H.M.Juhedi MM.Pd menyampaikan beberapa hal capaian sekaligus evaluasi kerja selama di bawah kepeminpinannya.

Dalam sambutannya, Kepala Kamenag Sumenep, Jawa Timur Drs.H.M.Juhedi MM.Pd menyampaikan terimakasih kepada seluruh stackeholder yang berada di bawah naungan Kamenag atas kerjasamanya dalam melaksanakan tugas di wilayah Kamenag Sumenep.

limadetik branding

“Kesuksesan ini tidak akan tercapai tanpa kekompakan dan kesadaran seluruh teman-teman di masing-masing wilayah kerja Kamenag sumenep. Itu sebabnya pentingnya sinergitas kerja diantara kita semua, bahkan dalam situasi pandemi pun kita tetap semangat walau itu kerja melalui rumah” katanya, Senin (6/7/2020) saat acara berlangsung di Aula Kamenag Sumenep.

Selanjutnya H.Juhedi berpesan kepada segenap ASN yang berada di bawah naungan Kamenag Sumenep agar senantiasa mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dengan pelayanan ramah agar tetap menjadi ajuan bagi masyarakat luas.

“Pelayanan kepada masyarakat itu sangatlah penting, itu sebabnya kita perlu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kita. Dan ini berlaku bagi seluruh ASN ataupun yang bekerja di wilayah Kamenag Sumenep. Agar kita semua senantiasa selalu dekat dengan masyarakat di bawah” terangnya.

Mantan Kamenag Sampang ini juga menyampaikan beberapa capaian Kamenag Sumenep selama setahun di bawah kepemimpinannya diantaranya merubah pelayanan yang sebelumnya masing-masing bidang melayani. Namun kali ini melalui satu pintu.

“Untuk pelayanan kita di Kantor Kamenag sudah ada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk lebih memudahkan pelayanan bagi setiap masyarakat yang ada keperluannya ke kantor. Jadi tidak usah lagin masuk ke ruangan cari orang yang kebetulan kekuar atau tidak ada” paparnya.

Dikatakan H.Juhedi, pihaknya ingin bekerja secara nyaman dan tanpa beban darimana pun juga. Sebab kerja itu pada umumnya menginginkan kerja yang jujur dan terbuka.

“Tidak perlu kita takut untuk kerja, jangan merasa terbebani oleh pekerjaan kita. Jika memang itu aturan yang harus kita lakukan dan kita kerjakan tidak perlu takut selama itu terbuka dan mengedepankan kejujuran makan semuanya akan beres dan nyaman itu sebabnya jangan sekali kali korupsi” pungkasnya. (yg/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan