https://limadetik.com/

IDI Sumenep Laporkan 4 Akun Facebook ke Polres Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

  • Bagikan
IMG 20200708 WA0057

SUMENEP, Limadetik.com – Ikatan Doter Indonesia (IDI) Cabang Sumenep, Jawa Timur resmi melaporkan 4 akun facebook yang diduga menghina dan mencemarkan nama baik profesi dokter dalam situasi pandemi covid-19.

Kepada media, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sumenep, dr.Abdul Aziz. Sp.Rad mengatakan bahwa 4 akun facebook tersebut telah dengan sengaja melakukan pelecehan dan sekaligus pencemaran nama nama baik profesi seorang dokter dan hal tersebut sangat meresahkan serta mengganggu para dokter yang saat ini telah membantu mengatasi covid-19 khususnya di sumenep.

limadetik branding

“Dokter sebagai salah satu profesi yang ikut terlibat dan banyak berperan di dalam penatalaksanaan covid-19 ini perlu mendapat support agar upaya-upaya yang dilakukan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas untuk selesainya covid-19 tersebut. Bukan malah menyudut dan mendiskreditkan mereka” kata dr.Abdul Aziz. Sp.Rad di hadapan media, Rabu (8/7/2020).

Menurut dr.Abdul Aziz, ke 4 akun facebook ini menyerang dan menghina serta melecehkan profesi dokter di dunia maya yang sangat tidak bijak dilakukan. Itu sebabnya pihaknya melaporkannya ke Polres Sumenep untuk jadi pelajaran bersama.

“Tentunya kami sangat keberatan dengan postingan di media sosial (facebook) yang sangat mendeskreditkan dan menghina profesi dokter, oleh karenanya maka kami melaporkan akun-akun dimaksud diantaranya, itu tadi akun IS, HS, AU dan RA” terangnya.

Lanjut dr.Aziz menyampaikan, IDI Cabang Sumenep sebagai wadah Organisasi Profesi resmi yang menaungi para dokter di Kabupaten Sumenep, sangat menyayangkan postingan akun-akun tersebut di media sosial face book, yang sangat. Jadi perlunya ada terapi hukum bagi siapapun yang dengan sengaja mencemarkan nama baik orang atau organisasi.

“Jadi kami sangat menyayangkan postingan akun akun terdebut di facebook dan akan melaporkannya ke pihak yang berwajib agar diproses secara hukum, kami juga mengajak dan mengimbau masyarakat agar berpikirir positif dan bijak dalam menggunakan media sosial seperti facebook dan lainnya agar tidak ada yang dirugikan” pungkasnya. (yd/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan