https://limadetik.com/

Mengunjungi e-Kasoghi, Wisata Berbasis Lingkungan yang Menyimpan Sejuta Keindahan

  • Bagikan
IMG 20200708 WA0042 e1609137071233
Keindahan pantai e-kasoghi dengan tempat tongkrongan yang memukau

E-Kasoghi. Wisata berbasis lingkungan memiliki keindahan alam yang memukau. Bagi Anda yang suka berswafoto di tengah pantai, e-Kasoghi pilihannya. Lalu seperti apa tempatnya?


Nikam Hokiyanto (Sumenep)

limadetik branding

Objek wisata bisa jadi pilihan destinasi menarik saat liburan. Belakangan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus berkembang sejumlah objek wisata eksotis yang memiliki keunikan dan kekhasan masing-masing.

Terbaru, wisata Pantai e-Kashogi. Wisata yang terletak di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri dibandingkan objek wisata yang lain.

E-Kasoghi memiliki pantai yang bagus dan bersih. Pohon mangrove menambah keindahan objek wisata ini. Apalagi, keindahan alam tersebut ditambah dengan fasilitas ‘jogging track’ yang dibuat melingkar di samping pohon mangrove.

Di ‘jogging track’ ini Anda bisa berjalan di tengah laut bersama sang kekasih dengan deburan ombak di bawahnya sebagai saksi. Sambil lalu mengabadikan momen-momen bahagia bersama si Dia. Ya si Dia.

Tidak hanya itu, para pengunjung bisa menikmati keindahan alam di pinggir pantai sambil duduk tenang di gezebo. Gazebo di e-Kasoghi atapnya menggunakan ilalang. Ilalang banyak ditemukan di lahan-lahan pertanian warga setempat.

IMG 20200708 WA0041
Pengunjung dimanjakan dengan pemandangan hamparan laut dengan fasilitas jembatan memanjang

“Kami ikut melestarikan lingkungan, khususnya pantai. Apa yang kami lakukan untuk memperindah pantai. Bukan merusak,” kata Manager Pengelola e-Kasoghi, Fadel Abu Aufa saat ditemui limadetik.com di lokasi.

Bagi wisatawan yang hendak berlibur ke e-Kasoghi tidak perlu bingung. Apabila dari arah Kota Sumenep, terus ikuti jalan Sumenep-Pamekasan. Setibanya di perempatan Saronggi, belok kiri. Begitu juga dari arah Pamekasan. Setibanya di perempatan Saronggi, ambil arah ke timur.

Lalu ikuti jalan yang menghubungkan beberapa desa di kecamatan tersebut sekitar 4 Km. Setelah perbatasan Desa Kebundadap dengan Desa Tanjung, Anda belok kiri. Ikuti jalan pelosok sekitar 300 meter.

Sambil lalu boleh bertanya kepada warga. Warganya ramah-ramah kok. Sama seperti saat limadetik.com menuju wisata ini. Karena belum ada penunjuk jalan, sehingga sampai kelewat ke Pelabuhan Tanjung. Atas bantuan warga, akhirnya tiba di pantai yang mulai dikunjungi wisatawan.

“Emang sudah mulai ada pengunjung. Dalam waktu dekat ini akan dilaunching,” imbuhnya. ()

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan