https://limadetik.com/

Warga Sumenep Tutup Paksa Akses Jalan Perumahan Randu Permai II

  • Bagikan
Warga Sumenep Tutup Paksa Akses Jalan Perumahan Randu Permai II
FOTO: Warga Desa Babbalan Sumenep saat melakukan aksi penutupan akses jalan Perumahan Randu Permai II

SUMENEP, Limadetik.com – Sejumlah warg di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menutup paksa akses jalan Perumahan Randu Permai II yang berada di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Jum’at (10/12/2021).

Aksi penutupan paksa tersebut dilakukan warga karena pembangunan akses jalan perumahan yang dibangun oleh PT Randu Perkasa sebagai pihak ketiga dari Perusahaan Daerah (PD) Sumekar sebagai penanggung jawab tanpa ijin dari pemilik tanah.

limadetik branding

“Aksi penutupan ini kami lakukan untuk menuntut hak tanah saya yang dibangun tanpa ijin,” kata Suhar, salah satu warga pemilik tanah.

Dengan tegas ia menyatakan, jika selama ini, pihak PD Sumekar tidak ada etika kepada dirinya sowan dengan terbangunnya jalan di tanah miliknya.

“Harusnya minta ijin kepada kami dan ada kompensasi, tapi sampai saat ini tidak etika, makanya jalan ini kami tutup,” ungkapnya.

Padahal menurut Suhar, dirinya tidak serta-merta meminta uang sepenuhnya, tapi etika dari PD Sumekar atau PT Randu Perkasa yang dinilai tidak pernah minta ijin.

“Kami merasa dirugikan hanya minta jalan itu dibangun, karena rumah saya tergenang air, sehingga harus ada pertanggung jawaban, kalau tidak, tetap kami tutup akses ini selamanya” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Babalan, Mistur mengatakan, jika penutupan ini atas kemauan masyarakat, sebab dirinya selalu didesak warga untuk menanyakan atas masalah tersebut.

“Kami selalu diminta warga untuk menanyakan persoalan jalan yang selama ini tidak ada dari pihak perusahaan minta ijin atau sowan ke rumah pemilik tanah,” ungkapnya.

Sehingga, dirinya sebagai kepala desa harus bertindak tegas apa yang diminta masyarakat tentang haknya yang dibangun oleh PT Randu Perkasa.

“Ini penanggungjawabnya kan PD Sumekar sesuai MoU yang di buat dengan kepala desa yang lama,” jelasnya.

Mistur dengan tegas menyampaikan kalau tidak menemukan jalan keluar, karena perumahan Randu Permai II pengelolaannya milik plat merah, maka ia akan koordinasi kepada Bupati Sumenep.

“Kami akan koordinasi kepada Bupati dengan tuntutan hak warga kepada PD Sumekar,” tutupnya.

Menanggapi hal tersebut di atas, M. Riyadi, Direktur PD Sumekar saat di konfirmasi melalui telepon nya menyampaikan tidak tau terkait Polemik masalah jalan Perum Randu Permai dengan warga. “Saya tidak tau itu,” ujarnya.

Itu sebabnya, pihaknya meminta agar warga menanyakan langsung kepada pihak pelaksana yakni PT Randu Perkasa.

“Saya kan baru menjabat, tidak tau masalah itu, silahkan tanya langsung PT Randu Perkasa,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan