https://limadetik.com/

Wujudkan Masyarakat Toleran, FKUB Pamekasan Hadir di 13 Kecamatan

  • Bagikan
Wujudkan Masyarakat Toleran, FKUB Pamekasan Hadir di 13 Kecamatan
FOTO: Foto: Pembentukan FKUB tingkat kecamatan dihadiri langsung oleh pengurus harian FKUB kabupaten Pamekasan. (Arif/limadetik.com)

PAMEKASAN, Limadetik.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pamekasan membentuk FKUB di 13 kecamatan di wilayah itu. Hal tersebut dilakukan guna mewujudkan masyarakat lebih toleran.

Saat ini, FKUB Kabupaten Pamekasan menggelar pembentukan FKUB Kecamatan kota Pamekasan dan Tlanakan. Setelah sebelumnya sudah membentuk kepengurusan FKUB di Kecamatan Galis, Pademawu, Larangan, Kadur, dan Kecamatan Proppo.

limadetik branding

Hadir dalam pembentukan FKUB di dua kecamatan tersebut, Forkopimka Kecamatan Kota dan Tlanakan, pengurus FKUB, FKPUB dan FKWUB, para calon pengurus FKUB dan para tamu undangan lainnya.

“Alhamdulillah di kecamatan Galis, Pademawu, Larangan dan Kadur sudah terbentuk. Dan Alhamdulillah tingkat partisipasinya tinggi,” kata Ketua FKUB Kabupaten Pamekasan, KH Muid Khozin, Sabtu (11/12/2021).

Menurutnya, agenda pembentukan FKUB kecamatan ini sebelumnya sudah dilakukan rapat pertemuan bersama Forkopimka se Kabupaten Pamekasan.

“Setelah ini, pembentukan FKUB kecamatan tinggal di kecamatan Pegantenan, Pakong, Waru, dan Batumarmar, Pasean, Proppo. Semuanya tinggal menunggu giliran,” ujarnya.

Lebih lanjut, KH Muid Khozin mengatakan FKUB di tingkat kecamatan di Jawa Timur ini hanya terdapat di tiga Kabupaten diantaranya Madiun, Banyuwangi dan Kabupaten Pamekasan itu sendiri.

“Lalu apa tugas FKUB? Tugas FKUB itu merukunkan umat. Dari 6 agama yang ada di Indonesia tidak boleh ada persoalan satu sama lain. Semuanya harus kondusif, aman dan tentram,” ungkapnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa di Madura ada asosiasi FKUB Madura yang anggotanya terdiri dari FKUB Pamekasan, Sumenep, Sampang, dan Bangkalan. “Asosiasi FKUB ini menjadi satu-satunya asosiasi FKUB di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara Camat Kota Pamekasan, Rahmat Kurniadi menyambut baik pembentukan FKUB di tingkat kecamatan.

Menurutnya, perbedaan adalah sebuah keniscayaan, dan Allah membuat perbedaan agar manusia berpikir, saling bertaaruf dan mengenal satu sama lain.

“Sebelum pembentukan FKUB kecamatan, saya mengucapkan selamat kepada para calon pengurus,” tuturnya.

Mantan Sekretaris Bappeda kabupaten Pamekasan ini menjelaskan, untuk membentuk organisasi itu mudah, tapi menjaga keberlangsungan, menjaga kehidupannya itu tidak mudah.

“Untuk itu saya berharap organisasi yang akan terbentuk nantinya akan mewarnai Pamekasan yang rajjha, bhajjhra tor parjugha menjadi baldatun thayyibatun warabbun ghafur,” ujarnya.

“Selamat bermusyawarah dan semoga membawa kesejukan untuk Pamekasan,” tandasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan