https://limadetik.com/

Himpass Menolak Klaim KNPI Kabupaten Sumenep

  • Bagikan
Himpass Menolak Klaim KNPI Kabupaten Sumenep
FOTO: Ketua Dewan Penasehat Organisasi Himpass, Moh.Yudik Faisal Ali

SUMENEP, Limadetik.com – Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (Hinpass) menolak klaim atau pencantuman nama organisasi mahasiswa atau Himpass, dalam kepengurusan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

Sebelumnya, pada Kamis 13 Januari 2022 tersebar berita dari, disalah satu media online santrinews.com, bahwa Kordinator Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Sumenep Syahrul Bajo menyampaikan, sudah melakukan konfirmasi melalui Via WhatsApp kepada semua organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan (OKP) termasuk Himpass yang sepakat dengan keputusan Muscam pembentukan DPK KNPI Kecamatan Sapeken dengan melibatkan OKP yang ada di wilayah sapeken.

limadetik branding

Menanggapi pemberitaan diatas tersebut, Moh. Yudik Faisal Ali, Ketua Dewan Penasehat Organisasi (DPO) Himpass mewakili seluruh keluarga besar Himpass menolak secara tegas klaim sepihak yang dilakukan oleh KNPI Sumenep melalui DPK KNPI Sapeken.

Pasalnya, Himpass tidak tau sedikitpun mengenai pembentukan pengurus DPK KNPI Sapeken dan tidak pernah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Menurutnya, Himpass tidak pernah memberikan rekomendasi kepada anggotanya, menjadi bagian dari Kepengurusan DPK KNPI Sapeken.

“Semenjak Himpass berdiri 14 September 2018 sampai detik ini, kita tidak pernah memberikan rekomendasi kepada kader Himpass untuk menjadi bagian dari kepengurusan organisasi lain selain dari Himpass, apalagi memberikan rekomendasi sebagai kepengurusan DPK KNPI Sapeken seperti yang dibeberkan oleh Syahrul Bajo Koordinator Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Sumenep” tegas Yudik, kepada media ini, Sabtu (15/1/2022).

Pihaknya kata Yudik sangat menyesalkan klaim tersebut, karena DPD KNPI Sumenep tidak pernah komunikasi ataupun kordinasi dengan Himpass mengenai hal tersebut.

“Ini kok tiba-tiba mau mengklaim Himpass bermitra dengan KNPI Sumenep. Kapan ada komunukasi, apa lagi kordinasi. Dan kami sangat menyesalkan hal ini, tentu ke depan ini harus jadi pelajaran bagi organisasi lain untuk tidak gegabah main klaim saja” tukasnya.

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan