https://limadetik.com/

Ada Sebagian KTP, NIK-nya Belum Aktif, Dispendukcapil Sampang: Problemnya Saat Dulu KTP Massal

  • Bagikan
IMG 20200617 WA0050
Edi Subinto Plh Dispendukcapil Kab. Sampang

SAMPANG, Limadetik.com – Sebagian masyarakat yang memiliki KTP secara cetak ternyata belum tentu Nomer Induk Kependudukan/NIK nya secara otomatis aktif.

Hal itu pernah di alami oleh salah satu warga kamboja Kecamatan Sampang bernama Afrizal, dia menceritakan bahwa ibunya pernah mengalami kendala mengurus pasport, karena ternyata NIK di KTP tidak aktif.

limadetik branding

“Ibu saya ketika mungurus pasport untuk berangkat ke luar negeri, terkendala karena NIK KTP ibu saya ternyata tidak aktif, kemudian ya di urus ke dispendukcapil” tutur nya menceritakan kepada limadetik.com Rabu, (17/06/2020).

Terkait masih adanya yang NIK KTP yang belum teraktivasi,  Edi Subinto selaku Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sampang menjelaskan bahwa hal itu terjadi kebanyakan karena problemnya saat dulu KTP massal.

“KTP Massal itu ada kejadian NIK yang ada di KTP yang tercetak dengan NIK yang ada di KK tidak sama” jelas Edi Subinto, saat di konfirmasi di kantornya, Rabu (17/06/2020).

Edi Subinto juga memberitahukan bahwa dirinya pernah juga mengalami hal demikian, ketika tahun 2012 NIK yang di KTP tidak sama dengan yang ada di KK.

Menurutnya ketika NIK di KTP tidak aktif,  saat mengurus untuk kepentingan BPJS maka tidak akan muncul NIK-nya. Maka untuk mengaktifkannya harus ke Dispendukcapil.

“Solusinya ya di bawa ke sini, (capil,red) tetapi kami bisa melaporkan ke pusat, bila antara NIK KTP dengan yang ada di KK sama, bila tidak sama maka KK nya yang harus di rubah, saya memberikan waktu 1×24 jam, sampean urus sekarang besok sudah aktif” jelas Edi Subinto.

Saat di tanya tentang bila ada kendala masyarakat karena jarak untuk mengurus aktivasi NIK KTP, karena harus ke kantor Dispendukcapil, menurutnya bila ada yang memiliki teman di kantor Dispendukcapil bisa mengirimkan foto KTP dan KK nya biar di cek terlebih dahulu.

“Ya kalau ada teman disini, ya bisa di kirim foto KK dan KTP nya dan kami cek di sini” ujarnya.

Menurutnya sebenarnya sudah ada rencana inovasi untuk mempermudah pengurusan pelayanan surat kependudukan seperti KK, Akta dan surat pindah kependudkan, bagi masyarakat yang terkendala jarak tempuh yang jauh untuk ke kantor Dispendukcapil, tetapi masih di tahun 2021.

“Saat ini masih terkendala perangkat, rencananya pelayanan saya melalui nomor WA sudah siap, cuman terkendala perangkat belum ada. Kalau sudah di tahun 2021 online saya persiapkan playstore” kata edy sambil menunjukkan perangkat handphone nya.

(zaman/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan