https://limadetik.com/

Jawab Keluhan Visitor, Puskesmas Kamoning Ciptakan Inovasi Anti Lemod

  • Bagikan
Jawab Keluhan Visitor, Puskesmas Kamoning Ciptakan Inovasi Anti Lemod
FOTO: Loket dan mesin Anti Lemod yang disediakan Puskesmas Kamoning

SAMPANG, Limadetik.com – Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Puskesmas Kamoning, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa timur, dr. Intan Ratna Sari saat di wawancara limadetik.com di ruang kerjanya pada Kamis (18/11/2021) pagi.

limadetik branding

Dijelaskanya, Puskesmas kamoning salah satu fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bertanggung jawab atas kesehatan masyarakat di wilayah Kabupaten Sampang dibawah naungan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kabupaten Sampang.

Adapun visi Puskesmas Kamoning adalah membangun masyarakat untuk hidup sehat yang mandiri. Salah satu misi Puskesmas kamoning dalam mewujudkan visi tersebut adalah melaksanakan pelayanan kesehatan yang merata dan bermutu.

“Pelayanan kesehatan yang diberikan di Puskesmas Kamoning terdiri dari Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)” tuturnya.

UKP merupakan jenis layanan yang diberikan kepada pasien yang bersifat perorangan baik layanan promotif, preventif maupun kuratif yang dilaksanakan di dalam gedung puskesmas kamoning.

Dalam rangka memberikan pelayanan yang bersifat Cepat, Efektif, Ramah, Ikhlas dan Amanah (CERIA), Puskesmas Kamoning memiliki sebuah Inovasi yang dapat memberikan kenyamanan kepada pasien selama pasien berkunjung ke Puskesmas Kamoning.

“Salah satu inovasinya adalah ANTI LEMOD (ANTrian eLEktronik Model Online dan anDroid)” ungkapnya.

Menurutnya, inovasi ini sudah di aplikasikan sejak tahun 2020 yang lalu, dimana ide inovasi ini berawal dari keluhan pengunjung terhadap antrian pendaftaran yang lama di loket. inovasi ini di tunjang oleh sarana dan prasarana yang sangat mendukung yang ada di Puskesmas Kamoning khususnya perangkat elektronikatau komputer dan sarana jaringan Wifi yang memadai.

Selain itu, inovasi ini merupakan perpaduan atau pengembangan dari inovasi ASIK MAS (Aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Puskesmas Sampang) yang biasa dikenal dengan SIMPUS WEB yang dimiliki oleh Dinkes dan KB Kabupaten Sampang, yang tahun ini telah mengantarkan Dinkes dan KB Sampang meraih juara 1 (Satu) dalam SABERNOVA AWARD 2021.

Inovasi Antrian kunjungan pasien via online dan android ini merupakan inovasi pertama yang dimiliki puskesmas Kamoning dan belum dimiliki oleh fasilitas kesehatan lainnya di kabupaten sampang.

Inovasi ANTI LEMOD ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada pasien yang berkunjung ke Puskesmas Kamoning.

Adapun kemudahan dan kenyamanan diantaranya :

1. Pasien mudah dalam melakukan proses pendaftaran di loket.

2. Pasien mudah melakukan proses antrian di poli yang dituju.

3. Pasien mudah dalam menentukan jenis layanan yang dituju.

4. Pasien nyaman selama pasien mendaftarkan diri karena pasien tidak perlu menunggu lama di loket.

5. Pasien nyaman karena pasien bisa melakukan pendaftaran di rumah lewat HP android.

6. Pasien nyaman dalam menerima layanan karena sesuai dengan nomer antrian.

7. Pasien nyaman karena layanan yang diberikan cepat, efektif, dan Ramah.

ANTI LEMOD memiliki 2 cara pendafataran pasien yaitu :

1. Dengan menggunakan Scan Kartu menggunakan barcode yang di miliki pasien dimesin antrian.

2. Via aplikasi android.

Kartu barcode bisa didapatkan di loket pada saat pasien melakukan pendaftaran kunjungan pertama dan dapat dimanfaatkan untuk kunjungan selanjutnya.

Jika pasien sudah memiliki kartu kunjungan berbarcode, maka pasien langsung melakukan pendaftaran ke mesin antrian dengan cara menscan kartu berbarcode di mesin antrian. Jika pasien mengalami kesulitan, maka petugas akan membantu untuk mengarahkan pasien dalam melakukan pendaftaran pada mesin antrian.

Sedangkan antrian dengan via android, pengunjung wajib mendownload aplikasi “antrian puskesmas kamoning” di play store, dan mengaktivasi di HP android, selanjutnya mengikuti setiap petunjuk
yang ada di aplikasi tersebut.

Jika pasien sudah melakukan pendaftaran dengan mengunakan mesin antrian dan aplikasi antrian via android, pasien tidak perlu lagi mengantri di loket dan pasien langsung menuju ke poli yang di tentukan saat pendaftaran.

Dua jenis aplikasi ini merupakan terobosan puskesmas kamoning dalam memberikan layanan yang cepat, efektif dan efisien kepada pasien.

Dengan adanya inovasi ANTI LEMOD ini, masalah antrian yang lama yang selama ini dihadapi oleh pengunjung bisa teratasi dan tidak terjadi lagi antrian yang lama. Hal ini di buktikan dari penilaian yang dilakukan oleh tim mutu pelayanan terhadap Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), Dimana hasil waktu pendaftaran pasien di loket.

Pihaknya berharap, agar inovasi ini bisa tetap optimal dalam memberikan pelayanan kepada pasien di Puskesmas Kamoning. Selain itu Inovasi ini dapat menjadi motivasi kami untuk tetap bisa mengembangkan inovasi-inovasi yang lain yang dapat bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Sampang khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan.

“Inovasi ini sebagai upaya membangun citra terhadap layanan kesehatan menuju sampang hebat bermartabat. Inovasi ini kami ciptakan demi mempermudah layanan kesehatan masyarakat yang sekaligus alternatif cara cepat dalam antrian” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan