JPU (Bagus Nur Jakfar) dan 4 terdakwa saat di PN Situbondo.

SITUBONDO, Limadetik.com – Kasus pembalakan liar (Ilegal Loging) dua oknum petugas perhutani, seorang oknum anggota polisi, dan seorang warga sipil memasuki tahap persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Situbondo. Sidang Selasa (5/12) mengagendakan dakwaan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo, Bagus Nur Jakfar mengatakan, “Keempatnya didakwa dengan pengangkutan kayu hasil hutan tanpa ijin. Terdakwa dituntut tiga tahun kurungan penjara dengan denda maksimal Rp. 1 miliar”. Saat ditemui Limadetik.com dikantornya, Jum’at (15/12/2017).

Terang Bagus, ” Terdakwa melanggar pasal 12 huruf e UU nomor 18 tahun 2013 tentang perusakan hutan. Yaitu mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi secara bersama surat keterangan sahnya hasil hutan”.

Bagus menambahkan, “Dalam dakwaan tersebut, JPU juga akan mengembalikan sejumlah barang bukti ke perhutani. Seperti gelondongan kayu jati yang diamankan polisi. Itu pertimbangan di tuntutan kami”.

Lebih jauh lagi Bagus mengatakan, “Untuk kendaraan truk yang diamankan kemungkinan tidak akan dilakukan penyitaan. Sebab, berdasarkan fakta di persidangan, truk yang digunakan mengangkut kayu jati tersebut adalah kendaraan sewaan”.

“Pemiliknya tidak tahu digunakan untuk apa. Karena itu, kami akan pertimbangkan itu. Kalau menurut aturan, harus disita negara dan dilakukan lelang,” terangnya.

Kasubbag Polres Situbondo, Iptu H. Nanang Priambodo, S.Sos saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan, ” Untuk proses selanjutnya masih menjalani putusan pengadilan dulu, baru sidang internal”, singkatnya.

Terpisah, Administratur Perhutani Bondowoso, Agus Sarwedi, mengatakan bahwa, “Dua oknum petugas perhutani yang terlibat itu berprofesi sebagai mandor di KRPH Pasir Putih Situbondo. Menurutnya, kinerja kedua anak buahnya selama ini cukup baik”.

Penangkapan pelaku pembalakan liar terjadi pada Bulan Oktober lalu. Saat itu, polisi mengamankan sebuah kendaraan yang mengangkut kayu jati di Jalan Raya Pantai Utara (Pantura) Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Petugas mengamankan satu orang, yaitu sopir truk, Daris.

Dan polisi juga mengamankan tiga pelaku lain. Yaitu dua oknum petugas Perhutani berinisial RD dan AF, serta oknum anggota polisi berinisial FS. Dalam kasus ini, barang bukti yang diamankan 32 gelondong kayu jati dengan diameter 30 sentimeter lebih. (aka/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here